Home
Rokan hilir Fokuskan Pembagunan Lima Tahun Kedepan, | Puluhan petani di Rohil ikut Bimtek Gratieks Komoditas Pertanian | PT.Pelindo I Cabang Dumai Laksanakan Renovasi Makanm Leluhur Kota Dumai Melalui Dana CSR | Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kasi Datun Oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dumai | Kejari Dumai Launching Program Inovasi JAKSA SAHABAT GURU Langsung di Buka Oleh Walikota Dumai | Dimasa Pandemi Covid 19 Semaraknya Judi Gelper di Negeri Seribu Kubah Aparat Tutup Mata.
Sabtu, 25 09 2021
/ Nasional / 08:58:09 / OVN Sudah Menggelar Acara Lailo sebanyak 12 Kali Sejak Terbentuk  /
OVN Sudah Menggelar Acara Lailo sebanyak 12 Kali Sejak Terbentuk 
Jumat, 12/07/2019 - 08:58:09 WIB

Realitaonline.com, Jakarta- Owo Voice Nias (OVN) menyelenggarakan sebuah acara seni dan budaya yang dikemas dengan santai dan familiar namun ditampilkan secara kredibel dan profesional. 
 
Acaranya berwarna dan bertajuk Kebudayaan, yang ditandai dan dimaknai dengan pertunjukan dan penampilan sejumlah jenis dan wujud atraksi seni dan budaya. Acara kebudayaan ini disebut "Lailo 12" (Lailo Ke-12), yang dengan penyebutan ini menunjukkan bahwa OVN sudah menggelar acara Lailo sebanyak duabelas (12) kali sejak OVN terbentuk dan berdiri.

OVN menggelar perhelatan Lailo 12, Minggu ( 7 Juli 2019), di Gedung Kesenian Miss Tjitjih Theatre, Jakarta, dengan tema : "Saohagolo - Mohon Doa Restu". 

Diperkirakan seribuan warga masyarakat Kepni yang bertempat tinggal di kawasan Jabodetabek, Bandung-Jabar, Jateng, Yogyakarta-DIY, Jatim, dan bahkan dari kawasan Kepni dan sejumlah kota dari daratan Sumatera menghadiri acara tersebut, untuk menyaksikan, menonton, dan menikmati suguhan berbagai pementasan acara relatif banyak. 

Tidak sedikit hadirin yang berdiri di sekitar ruangan di dalam gedung bahkan masih banyak lagi yang berada meluber berdiri dan duduk sampai di luar ruangan namun tetap berada di dalam lingkungan Gedung Kesenian Miss Tjitjih Theatre. Gedung ini merupakan aset Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, yang diresmikan oleh Presiden RI Hj. Megawati Soekarnoputri pada awal tahun 2000-an.

Penyelenggaraan acara berjalan lancar, dinamis, dan kreatif, juga berhasil sukses. 

Aura kebersahajaan dan kebajikan positif acara ; dan suasana kebatinan dan kejiwaan positif kegiatan sejak awal memang sudah tampak dan terasa. Mungkin perihal ini disebabkan keberadaan OVN selama ini yang senantiasa selalu teguh mengutamakan dan mentradisikan nuansa kesenian dan kebudayaan semata tanpa diganggu dengan percik-percik protokol seremonial ; dan tanpa dirusak dengan niat, motif, dan kepentingan personal individual.

OVN sangat mengedepankan "kesucian dan kemurnian" keseluruhan program dasar dan kegiatan aksi serta komunitas OVN. 

Prinsip etik dan dasar moral kultural ini sudah berkembang dari dahulu dan sedang bertumbuh segar sampai sekarang serta mesti seterusnya berlanjut dan membudaya. Prinsip dan dasar ini harus selalu ditegakkan karena merupakan hakekat pertaruhan kepercayaan dan pengujian keyakinan publik (masyarakat, bangsa, dan negara) untuk mendukung, menggerakkan, dan menggelorakan pemajuan kesenian dan pembangunan kebudayaan Kepni. 

Dan juga menjadi inti pertaruhan kepercayaan dan pengujian keyakinan publik terhadap keberadaan dan kelangsungan OVN.

Agenda Lailo adalah program terpilih dan kegiatan tertentu di antara sekian banyak program strategis dan kegiatan teknis OVN. Lailo telah berjalan dan berlangsung beberapa kali. Acara Lailo 12 dipandu dengan baik dan nyaris sempurna dengan penampilan menarik dan memukau dari pembawa acara handal dan profesional.

Afolo Daeli dan Mestika Hulu sebagai pemandu dan pembawa acara tampil bekerjasama dengan saling melengkapi untuk mengorganisasikan penyelenggaraan acara. Penampilan sejumlah artis penyanyi terkemuka Kepni yang menyanyikan atau membawakan beberapa lagu Kepulauan Nias - semakin menyemarakkan acara.

Ada Vantos Waruwu, Tice Halawa, Foiman Zega, Monalisa Zalukhu, Mutiara Zega, Triska Daeli, dan dua penyanyi cilik. Para artis penyanyi memukau hadirin dengan kualitas tampilan diri dan lagu yang baik dan terjaga. 

Kualitas ini membawa hadirin ke dalam suasana "Keniasan", seakan dan seolah hadirin penonton sedang berada di Kepulauan Nias. Suasana "Keniasan" tambah menonjol ketika Sanggar Tologu menampilkan Hombo Batu (Lompat Batu).

Sanggar Tologu adalah sebuah sanggar adat seni budaya yang telah lama terbentuk di Jakarta. Komunitas Sanggar Tologu terdiri dari personil keanggotaan dan kepengurusan yang berasal dari Nias Selatan di Jakarta, yang sudah sering diundang dan mengisi berbagai acara di Jabodetabek dan daerah-daerah lain.

Komunitas OVN melalui personil dan grup menampilkan beberapa nomor kesenian dan kebudayaan Kepni secara kreatif dan inovatif dengan tetap menjaga dan merawat kemurnian nilai dan makna jenis dan wujud seni dan budaya yang ditampilkan. 

Penampilan personil dan grup OVN pada dasarnya untuk meletakkan dasar acara Lailo 12 ini dilaksanakan secara khusus.

Kemudian untuk menyampaikan pesan kuat sosial kemanusiaan dan pesan kuat kultural kebudayaan sebagaimana tema acara. Pertunjukan Lailo 12 dan penampilan personil dan grup OVN merupakan simbol yang melambangkan dan mengungkapkan "Saohagolo" (terimakasih) dan Mohon Doa Restu. Intisari perihal ini adalah berterimakasih dan memohon Doa restu kepada publik dan kepada siapapun yang sudah mendukung keberadaan dan mendorong kegiatan OVN sebelum dan setelah acara ini. 

Tampak jelas dan terasa kuat bahwa tampilan suguhan berbagai jenis dan wujud seni dan budaya yang dibawakan personil dan grup OVN adalah merupakan ungkapan dan ucapan terimakasih dan permohonan dukungan dan Doa restu. 

Pada dasarnya, nomor atraksi yang ditampilkan adalah berupa jenis dan wujud yang akan ditampilkan dan dibawakan OVN dalam beberapa Festival Berkelas Atau Berskala Internasional yang diikuti OVN.

Pemimpin OVN Emanuel Constant Giawa (CG) "turun gunung" untuk turut bersama grup OVN meramaikan dan menyemarakkan acara Lailo 12. CG menyampaikan pemikiran secara umum dan pemaparan secara garis besar mengenai OVN beserta program dan kegiatan serta mengenai Lailo 12 dan sejumlah acara kegiatan dan festival bertaraf nasional dan internasional yang diikuti OVN. 

Selanjutnya CG menyanyikan atau membawakan beberapa lagu relevan dan pilihan dengan memainkan dengan sendiri secara langsung alat musik. Baktiel Daeli tampil berperan atau bertindak sebagai pemain musik selama dan sepanjang acara Lailo 12. 

Jiwa roh semangat atau spritualitas dan keseluruhan batangtubuh OVN sesungguhnya dan sejatinya berada dan bergerak dalam kamar dan ranah kebudayaan.

OVN bukan berada dan tidak bergerak di kamar dan ranah politik, ekonomi, bahkan pariwisata. Meskipun OVN bertumbuh dan berkembang di lintasan wilayah kebudayaan namun pemikiran kebudayaan yang dikembangkan dan pekerjaan kebudayaan yang diselenggarakan OVN dapat berfungsi dan berdampak bagi peningkatan kualitas manusia dan masyarakat, pengembangan sosial dan pendidikan, pengkondisian perekonomian dan ekonomi kreatif, pendukungan pariwisata, perluasan ruang dan peluang kerja, dan lain-lain. 

Filsafat dan doktrin ini dipegangi teguh dan dipedomani tekun oleh Emanuel Constant Giawa sebagai pemimpin (menejer) OVN bersama Benni Sidharta (Benno) sebagai Pelatih, Theresia Wahyuni Harefa, Mestika Hulu, Yuliana Diliami Wau, Arman Agusman Jaya Zalukhu, Tresia Solainibasi Gowae, Bonifasius Zebua, Citra Egos Megawati Zebua, dan jajaran komunitas grup OVN beserta seluruh pengurus dan anggota personil OVN.

Oleh:Firman Jaya Daeli
   
 
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com