Diduga BB Meja Direkayasa, Ternyata Pengerusakan Dilakukan Keluarga Pelapor

Dibaca sebanyak 204 kali
Pekanbaru | Yulius Halawa | Senin, 27/12/2021 | 22:59:45 WIB
 

Realitaonline.com, Pekanbaru - Kasus dugaan perkara Pungli di Pasar Simpang Baru Panam dengan terdakwa, Deril, Aulia dan RR. Kembali terungkap fakta-fakta yang diduga penuh rekayasa. Dimana, kasus tersebut diduga dirancang sedemikian oleh orang-orang sekolompok yang adanya kepetingan di Pasar Simpang Baru Panam, Kota Pekanbaru,  untuk menjerak orang-orang yang tak berdosa. 

Pasalnya, dari keterangan para saksi terdakwa dalam persidangan mulai terang-menerang, ternyata barang bukti (BB) seperti Meja yang dirusak yang dituduhkan terhadap terdakwa RR. Rupanya, yang melakukan pengerusakan adalah bagian dari keluarga pelapor. Hal ini, terungkap saat digelar sidang dengan agenda mendengarkan keterangan Ahli yang di hadirkan JPU Kejaksaan Negeri Pekanbaru dan sekaligus pemeriksaan para saksi para terdakwa, Senin (27/12/21). 

Penasihat hukum, Guntur Abdurrahman, SH, MH  ketika melontarkan pertanyaan terhadap para saksi yang dihadirkan sebanyak 6 orang yakni, Er, Yu, Ja, Sy, No, Di.  Pada kesaksian mereka (para saksi_red) dari 6 saksi empat orang melihat langsung saat terjadi peristiwa pengerusakan Meja, yang dilakukan keluarga pelapor.

"Saya melihat saat dirusak Meja kecil , karna kejadian itu tidak jauh dari tempat Saya berjualan. Setahu Saya yang merusak Meja itu bernama, Rul, Ril, Dedi, Ade. Mereka adalah keluarga (pelapor). Kejadian itu, sekitar Jam 9 pagi pada 16 Juni 2021 lalu," kata Saksi ER menjawab pertanyaan penasihat hukum.

Ia menjelaskan, Saya juga sempat kasih tahu RR (Terdakwa) melalui pesan WatsApp, saat itu RR menyuruh untuk Videokan. Namun Saya tidak berani untuk mengvideokan kejadian itu. 

"Saya berjualan di Pasar Simpang Baru Panam kurang lebih 15 Tahun, setahu Saya yang pemilik Pasar Simpang Baru Panam adalah Bapak Yasman (Alm) dan sekarang dilanjutkan ahli warisnya RR anak dari Alm," ungkap ER dalam keterangannya dihadapan para Hakim, JPU dan Penasihat Hukum terdakwa.

Sementara para saksi lainya juga memberikan kesaksian yang sama, melihat kejadian pengerusakaan yang dilakukan tersebut. Tetapi yang, yang perlu dicatat mereka (saksi_red) mengakui bahwa Pasar Simpang Baru Panam, Bapak Yasman (Alm) pernah membangun seperti, Pos Pengamanan, Cor Jalan di Lingkungan Pasar dan menyediakan tempat Sampah dan meja berjualan. 

Seebelumnya, Guntur Penasihat hukum menegaskan, Pemko itu tidak sah melakukan apapun yang berbaur itu kutipan di Pasar Simpang Baru Panam. Karna aset itu, masih kepemilikan oleh masyarakat bukti-buktinya ada. Klaim Pemko selama ini  terbantahkan dari saksi BPN Kota Pekanbaru.

"Sedangkan Surat Keputusan  Kepala BPN tentang menyatakan itu aset Pemko Pekanbaru ada masa berlakunya sampai diterbitkan Sertifikat, ternyata mereka (Pemko) tidak mampu melengkapi dan sehingga surat Surat Keputusan itu. Otomatis tidak berlaku," tudingnya, Rabu (15/12/21).

Menurutnya, yang namanya Negara mengutip duit harus jelas dasarnya, jelas pengelolaannya. Ini diduga tidak sah, maka otomatis kutipan ini tidak sah, maka terbuka ruang bagi  penyilidikan tindak pidana korupsi, dan diduga terjadi penyalahgunaan wewenang ASN , silakan penegak hukum periksa. Kita harap  ditindak, ini masalah serius yang merugikan masyarakat banyak bukan hanya pemilik, para pedagang pasar dirugikan juga, pinta Guntur.

Dijelaskanya, yang lebih menarik lagi di persidangan, tadi ada MoU antara Yayasan dan Dinas. Dasarnya tidak bisa dijelaskan oleh saksi dari Disperindag, kok bisa pihak ketiga dikasih kerjasama mengutip duit. Kalau ada kerjasama pengelolaanya harus jelas, aturannya harus jelas. Kalau tidak diduga telah terjadi tindak pidana korupsi, dan patut kita minta Yayasan dan istansi tersebut diperiksa oleh penegak hukum.

"Kita akan buktikan dalam persidangan selanjutnya, benar-benar aset ini milik dari Alm Yasman, dan Pak Yasman itu adalah pengelola dari dulunya sampai dia meninggal, dan pengelolaan itu dilanjutkan dengan anaknya," tutupnya.(**)
 

Sabtu, 21/05/2022 - 13:41:19 WIB
IKNR Kumpulkan Seluruh DPD dan DPC IKNR Dalam Raker

Senin, 02/05/2022 - 04:59:15 WIB
Personel Kita Sangat Siap, Tegas Kapolda Saat Tinjau Pos Perbatasan Riau - Sumbar.

Kamis, 28/04/2022 - 17:08:51 WIB
Kolaborasi Polda Riau dan Cipayung Plus, Berangkatkan 200 Masyarakat Mudik Lebaran Gratis

Kamis, 28/04/2022 - 17:03:50 WIB
Irjen Moh Iqbal : Ini Moment Kolaborasi Untuk Membantu Masyarakat.

Rabu, 27/04/2022 - 09:12:50 WIB
PK KNPI Kecamatan Kulim Berbagi Berkah Diakhir Ramadhan

Rabu, 27/04/2022 - 06:23:50 WIB
BUKA PUASA BERSAMA KETUA PENGADILAN NEGERI PEKANBARU DENGAN WPN

Selasa, 26/04/2022 - 21:34:17 WIB
Gandeng Polda Riau, Cipayung Plus Peduli Gelar Mudik Kebangsaan

Senin, 25/04/2022 - 15:39:49 WIB
Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal : Ini Perhatian Pak Kapolri Untuk Teman Teman Buruh.

Jumat, 22/04/2022 - 14:15:30 WIB
Gelar Operasi Ketupat Lancang Kuning 2022, Polda Riau Terjunkan 3.083 Personel dan 57 Pos.

Kamis, 21/04/2022 - 21:14:41 WIB
Komisaris PT Adimulia Grup Frank Wijaya Tampak Berbelit Belit Dipersidangan

Kamis, 21/04/2022 - 13:57:36 WIB
Kapolda Riau Irjen Iqbal Ingatkan Sabhara dan Obvit Bersikap Humanis Sehingga Dicintai Masyarakat

Selasa, 19/04/2022 - 20:06:30 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Firman Ingatkan Masyarakat yang Mudik Lebaran

Sabtu, 16/04/2022 - 09:54:23 WIB
Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Irjen Pol Mohammad Iqbal Pimpin Kepolisian Daerah Riau

Sabtu, 16/04/2022 - 05:19:40 WIB
Kapolda Irjen Moh Iqbal : Kami Berterimakasih, Semangatnya Adalah Penguatan Kerja Polda Riau

Kamis, 14/04/2022 - 06:39:18 WIB
Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal Berikan Penghargaan Kasatker dan Kasatwil Berprestasi

Selasa, 12/04/2022 - 07:46:57 WIB
Kapolda Riau Irjen Muh Iqbal Yakini Silaturahmi Mudahkan Tugas Polis

Senin, 11/04/2022 - 22:56:09 WIB
Unjukrasa Mahasiswa di Riau Berlangsung Damai dan Tertib, Kapolda Riau Sampaikan Apresiasi

Senin, 11/04/2022 - 14:52:29 WIB
Keberatan Penasehat Hukum Terdakwa Andi Putra Tidak Dapat Diterima Oleh Majelis Hukum

Kamis, 31/03/2022 - 18:36:23 WIB
JPU KPK : Keberatan Eksepsi Penasihat Hukum Terdakwa Andi Putra Haruslah Ditolak dan Dikesampingkan

Rabu, 30/03/2022 - 14:33:56 WIB
Dakwaan Tidak Terbukti,Akhirnya Oknum Dekan UNRI Dalam Perkara Cabul,Bebas

Rabu, 30/03/2022 - 12:50:09 WIB
Dosen UNRI Kasus Dugaan Cabuli Mahasiswa di Vonis Bebas PN Pekanbaru

Senin, 28/03/2022 - 22:40:21 WIB
Putusan Majelis Hakim Bahwa Terdakwa Sudarso Telah Terbukti Melakukan Tindak Pidana Korupsi

Jumat, 25/03/2022 - 20:21:53 WIB
Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia Firman Jaya Daeli Mengunjungi Provinsi Riau,

Jumat, 25/03/2022 - 13:06:28 WIB
SAM Group Bagikan Minyak Goreng Gratis Kepada Warga

Jumat, 25/03/2022 - 08:24:59 WIB
Desperindag Pekanbaru Dukung KNPI Kulim Buka Bazar Ramadhan di Sentra IKM Datuk Bandar

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KOTA PEKANBARU © 2015