IPK Minta SBPP Jangan Ganggu Perusahaan Perkebunan Haryono

Dibaca sebanyak 642 kali
Pelalawan | Yulius Halawa | Sabtu, 09/04/2022 | 10:14:29 WIB
 

Realitaonline.com, Pelalawan - Willy Sibarani sebagai ketua IPK (Ikatan Pemuda Karya) Kabupaten Pelalawan, minta Serikat Buruh Patriot Pancasila jangan mengganggu perusahaan perkebunan yang dikelola oleh Haryono. Permintaan tersebut dia sampaikan terkait perselisihan hubungan industrial (PHI) atas hak normatif yang tidak dibayarkan oleh pihak perusahaan perkebunan tersebut terhadap tenaga kerjanya yang tengah diusut oleh Serikat Buruh Patriot Pancasila.


Pertemuan antara Willy Sibarani dengan perwakilan dari DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Serikat Buruh Patriot Pancasila (SBPP) Kabupaten Pelalawan Ofelius Gulo, difasilitasi oleh ketua Pokdar Kamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Kabupaten Pelalawan Duliater Sirait. Pertemuan itu berlangsung Jumat (8/4/2022) di kedai kopi Bagan di KM 1 simpang Langgam, kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau.


Dalam pertemuam itu Willy Sibarani mengaku sebagai mitra kerja selaku Pam (Pengamanan) di perusahaan perkebunan yang dikelola oleh Haryono yang terletak di KM 52 Kecamatan Langgam. Sedangkan Ofelius Gulo juga mengaku sebagai mitra kerja yang memiliki PUK (Pengurus Unit Kerja) SBPP di perkebunan tersebut. DPC SBPP Kabupaten Pelalawan memiliki PUK sebanyak 20 orang yang sudah dibentuk selama kurang lebih enam bulan di perkebunan tersebut, jelas Ofelius Gulo yang juga sekretaris Pokdar Kamtibmas Kabupaten Pelalawan itu.


Pada pertemuan itu kedua belah pihak, baik Willy Sibarani maupun Ofelius Gulo selaku pengurus serikat buruh, sepakat melanjutkan pertemuan pada Selasa tgl 12 April 2022 mendatang. Pada pertemuan selanjutnya akan menghadirkan pihak perkebunan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.


Dari keterangan Ofelius Gulo terungkap bahwa perkebunan yang dikelola oleh Haryono memiliki luas kurang lebih 300 Ha. Perkebunan tersebut mempekerjakan pulahan karyawan dengan gaji dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Dimana UMK Pelalawan tahun 2022 ini sebesar RP 3 juta lebih perbulannya. Selama ini perkebunan tersebut menggaji tenaga kerjanya dibawah Rp 2,8 juta.


Selain itu pihak perkebunan juga tidak mendaftarkan karyawan dalam BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Tenaga Kerja. Sehingga pengurus SBPP menuntut pihak perkebunan yang dikelola oleh Haryono untuk membayarkan sisa upah karyawannya tersebut, sekaligus meminta untuk mendaftarkan karyawannya di BPJS Ketenaga Kerjaan.


Haryono yang dihubungi oleh media ini, selalu memutuskan sambungan panggilan dari via selulernya. Konfirmasi yang dilayangkan melalui pesan WA juga tidak dibalasnya. Hingga berita ini dikirim ke redaksi, pihak perkebunan tersebut belum memberikan keterangan. (Sona)

 

Senin, 13/06/2022 - 05:42:58 WIB
Kolam Renang Mutiara Pangkalan Kerinci Makan Korban

Jumat, 10/06/2022 - 12:29:39 WIB
H.Zukri melantik pejabat baru untuk 8 kepala dinas di lingkungan Pemkab Pelalawan

Senin, 25/04/2022 - 14:08:03 WIB
DT Peduli Cabang Riau bagikan Al-Qur'an dan Paket Ibadah di 10 titik daerah Pelalawan

Sabtu, 16/04/2022 - 11:34:04 WIB
Ratusan Ha Kebun Sawit Haryono Diduga Tidak Kantongi Izin

Sabtu, 09/04/2022 - 10:14:29 WIB
IPK Minta SBPP Jangan Ganggu Perusahaan Perkebunan Haryono

Jumat, 08/04/2022 - 22:29:49 WIB
IPK Minta SBPP Jangan Ganggu Perusahaan Perkebunan Haryono

Kamis, 07/04/2022 - 20:09:19 WIB
Dua Orang Korban jiwa Laka lantas di Bandar seikijang Km.36 Jalintim

Minggu, 03/04/2022 - 16:24:01 WIB
Iptu legito.SH, lakukan Kamtibnas di wilayah Subsektor Pelalawan

Jumat, 01/04/2022 - 16:59:24 WIB
Oknum Sekdes Kuala Terusan Diduga Jual Lahan Desa

Rabu, 30/03/2022 - 07:19:05 WIB
Penyidik Lontarkan Kata Ancaman Penjara bagi Pelapor dan Korban Jika Tidak Damai

Rabu, 30/03/2022 - 05:23:05 WIB
"Klik Pelalawan," Satu Dari Program Unggulan Bupati Pelalawan

Minggu, 27/03/2022 - 12:48:19 WIB
IKN Pelalawan Bangga Dengan Prestasi Egidia Risda Dynata Lase

Minggu, 27/03/2022 - 12:35:28 WIB
Propam Polres Pelalawan Tindak Lanjuti Pemberitaan Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Dengan Judi

Minggu, 27/03/2022 - 06:17:15 WIB
Dinilai Ada Kesenjangan Penegakkan Hukum di Polres Pelalawan.

Sabtu, 26/03/2022 - 02:07:54 WIB
Dugaan Oknum Polisi Dalang Judi di Pelalawan, Disorot LSM Pepara RI

Jumat, 25/03/2022 - 07:41:13 WIB
Kelurahan Pangkalan kerinci Timur Minta Diberi Waktu Berbenah

Kamis, 24/03/2022 - 15:56:45 WIB
Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Terkesan Tunduk Dengan Aturan Kaling

Senin, 21/03/2022 - 08:40:58 WIB
BPH Borsak Sirumonggur Pkl Kerinci Sekitarnya Periode 2022-2024 Dilantik

Senin, 21/03/2022 - 08:35:03 WIB
Warga Dukung Pemberitaan Judi Yang Diduga Dibackingi Oknum Polisi

Rabu, 16/03/2022 - 11:45:47 WIB
Aipda Sandro Simarmata Diduga Dalang Maraknya Judi di Pelalawan

Rabu, 16/03/2022 - 10:38:19 WIB
Bupati Pelalawan Hadiri Pencanangan Pembangunan Menuju Zona Integritas WBK di DPMP2TSP

Rabu, 16/03/2022 - 09:36:26 WIB
Pengusaha Gelper Panik Minta Berita Dugaan Judinya Dihapus

Selasa, 01/03/2022 - 18:28:45 WIB
Asian Agri Grup Penyumbang Kasus PHI Terbanyak Di Pelalawan

Senin, 28/02/2022 - 08:22:15 WIB
Judi Bermodus Gelper Marak di Kabupaten Pelalawan, Penegak Hukum Dimana

Rabu, 23/02/2022 - 18:34:11 WIB
Kasubsektor Pelalawan Taja Sosialisasi Larangan Membakar Hutan dan Lahan Kerjasama Dengan PT RAPP

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>