Dinilai Ada Kesenjangan Penegakkan Hukum di Polres Pelalawan.

Dibaca sebanyak 812 kali
Pelalawan | Yulius Halawa | Minggu, 27/03/2022 | 06:17:15 WIB
 

Realitaonline com, Pelalawan -Tidak akan ada aktifitas judi jika tidak dibekingi oknum APH (aparat penegak hukum). Secara logika sehat, sehebat apapun preman yang mau membuka usaha judi, atau menjadi bandar Narkoba, kalau tidak ada oknum aparat yang back up, tidak  akan ada yang berani, cetus aktifis LSM Devid Amriadi Sabtu (26/3/2022) kepada media ini di Pangkalan Kerinci.


Hal itu disampaikan oleh sekretaris Forum LSM Pelalawan Bersatu menanggapi dugaan oknum polisi anggota Polres Pelalawan bernama Sandro Simarmata sebagai dalang maraknya judi di wilayah hukum Polres Pelalawan. Oknum polisi tersebut disebut sebagai penghubung koordinasi antara para pengusaha judi Gelper (gelanggang permainan) mesin elektronik meja tembak-tembak burung dengan atasannya. Juga disebutkan bahwa oknum polisi tersebut terima setoran dari bisnis haram itu.


Dikatakan Devid, penegakkan hukum terkait penangkapan alat berat tambang galian C oleh Polres Pelalawan juga dinilai penuh pencitraan. Sebab akibat dari penangkapan tiga unit alat berat tambang galian C tersebut, berdampak buruk bagi warga Kabupaten Pelalawan, atau Pangkalan Kerinci khususnya.


Lanjut Devid Amriadi, kenapa saya katakan sebagai pencitraan, karena nampaknya polisi begitu nafsu menangkap alat berat tambang galian C tersebut dan menetapkan dua orang tersangka pemiliknya dan satu orang masuk DPO. Sementara judi Gelper yang selama ini marak di wilayah hukum Polres Pelalawan tidak pernah ditangkap dan tidak ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka, ini ada apa, ujarnya mempertanyakan kinerja Polres Pelalawan.


Paska penangkapan alat berat tambang galian C oleh Polres Pelalawan, harga tanah timbun melambung tinggi sampai tiga kali lipat. Harga pasir pasang untuk kebutuhan material bangunan juga naik dua kali lipat. Selain kenaikan harga kedua benda tersebut, juga sangat sulit didapatkan, harus didatangkan dari luar daerah Kabupaten Pelalawan, tukasnya penuh kecewa.


Ditempat terpisah, senada dengan itu ketua Onur Kabupaten Pelalawan Betel Harefa turut protes tindakan Polres Pelalawan dalam penegakkan hukum terkait judi dan tambang galian C tanpa izin. Menurutnya polisi sebagai aparat penegak hukum dan pengayom bagi masyarakat yang seyogianya berlaku adil dalam menegakkan hukum.


Sebagaimana berita yang viral baru-baru ini, nampaknya ada kesenjangan dalam penegakkan hukum di Polres Pelalawan yang mengudang polemik dimata masyarakat, ucapnya. Maraknya judi gelanggang permainan (Gelper) selama ini terkesan dibiarkan beraktifitas, sementara tambang galian C ilegal ditangkap, tuturnya.


Lanjut Harefa, judi itu merupakan kejahatan besar yang meresahkan masyarakat, makanya disebut sebagai penyakit masyarakat alias Pekat. Sementara tambang galian C merupakan kebutuhan masyarakat dan pemerintah untuk kegiatan proyek pembangunan. Namun hanya dengan alasan tidak kantongi izin galian C, pelakunya ditangkap oleh Polres Pelalawan. Artinya tindakan Polres Pelalawan itu sama halnya dengan menghambat kelangsungan kegiatan pembangunan di Kabupaten Pelalawan, sesalnya. (Sona)

 

Sabtu, 01/10/2022 - 16:21:01 WIB
Pj Bupati Kampar Pimpin Langsung Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Sabtu, 01/10/2022 - 12:07:39 WIB
Rapat Paripurna DPRD kabupaten Pelalawan Tentang APBD-P TA 2022 Disyahkan

Jumat, 16/09/2022 - 14:08:24 WIB
TIM JAKSA EKSEKUTOR Dan TIM TABUR Kejaksaan Negeri Pelalawan Tangkap Terpidana Kasus Pecabulan

Jumat, 16/09/2022 - 22:19:48 WIB
Kejari Pelalawan Bersama UIR Lakukan Kegiatan Penerangan Hukum

Rabu, 14/09/2022 - 09:06:54 WIB
Bangun Tugu Bono Rp 7,8 Miliar, EMP Bentu Ltd Teken MoU dengan Pemkab Pelalawan

Senin, 13/06/2022 - 05:42:58 WIB
Kolam Renang Mutiara Pangkalan Kerinci Makan Korban

Jumat, 10/06/2022 - 12:29:39 WIB
H.Zukri melantik pejabat baru untuk 8 kepala dinas di lingkungan Pemkab Pelalawan

Senin, 25/04/2022 - 14:08:03 WIB
DT Peduli Cabang Riau bagikan Al-Qur'an dan Paket Ibadah di 10 titik daerah Pelalawan

Sabtu, 16/04/2022 - 11:34:04 WIB
Ratusan Ha Kebun Sawit Haryono Diduga Tidak Kantongi Izin

Sabtu, 09/04/2022 - 10:14:29 WIB
IPK Minta SBPP Jangan Ganggu Perusahaan Perkebunan Haryono

Jumat, 08/04/2022 - 22:29:49 WIB
IPK Minta SBPP Jangan Ganggu Perusahaan Perkebunan Haryono

Kamis, 07/04/2022 - 20:09:19 WIB
Dua Orang Korban jiwa Laka lantas di Bandar seikijang Km.36 Jalintim

Minggu, 03/04/2022 - 16:24:01 WIB
Iptu legito.SH, lakukan Kamtibnas di wilayah Subsektor Pelalawan

Jumat, 01/04/2022 - 16:59:24 WIB
Oknum Sekdes Kuala Terusan Diduga Jual Lahan Desa

Rabu, 30/03/2022 - 07:19:05 WIB
Penyidik Lontarkan Kata Ancaman Penjara bagi Pelapor dan Korban Jika Tidak Damai

Rabu, 30/03/2022 - 05:23:05 WIB
"Klik Pelalawan," Satu Dari Program Unggulan Bupati Pelalawan

Minggu, 27/03/2022 - 12:48:19 WIB
IKN Pelalawan Bangga Dengan Prestasi Egidia Risda Dynata Lase

Minggu, 27/03/2022 - 12:35:28 WIB
Propam Polres Pelalawan Tindak Lanjuti Pemberitaan Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Dengan Judi

Minggu, 27/03/2022 - 06:17:15 WIB
Dinilai Ada Kesenjangan Penegakkan Hukum di Polres Pelalawan.

Sabtu, 26/03/2022 - 02:07:54 WIB
Dugaan Oknum Polisi Dalang Judi di Pelalawan, Disorot LSM Pepara RI

Jumat, 25/03/2022 - 07:41:13 WIB
Kelurahan Pangkalan kerinci Timur Minta Diberi Waktu Berbenah

Kamis, 24/03/2022 - 15:56:45 WIB
Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Terkesan Tunduk Dengan Aturan Kaling

Senin, 21/03/2022 - 08:40:58 WIB
BPH Borsak Sirumonggur Pkl Kerinci Sekitarnya Periode 2022-2024 Dilantik

Senin, 21/03/2022 - 08:35:03 WIB
Warga Dukung Pemberitaan Judi Yang Diduga Dibackingi Oknum Polisi

Rabu, 16/03/2022 - 11:45:47 WIB
Aipda Sandro Simarmata Diduga Dalang Maraknya Judi di Pelalawan

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>