Klinik Pratama Kasih Ibu Pangkalan Kerinci Dinilai Tidak BecusĀ 

Dibaca sebanyak 3770 kali
Pelalawan | Yulius Halawa | Senin, 09/09/2019 | 06:43:59 WIB
 

Realitaonline.com, Kabupaten Pelalawan -
Tindakan keteledoran pihak klinik Prtama Kasih Ibu di kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, membuat keluarga pasien meradang. Pihak klinik tersebut tidak meberitahukan adanya kelainan sang bayi yang baru lahir kepada keluarganya.

Persoalan ini diceritakan oleh Burju Nainggolan saat ditemui di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Jumat (6/9/19) sore. Istrinya melahirkan di klinik Pratama Kasih Ibu di BTN lama Pangkalan Kerinci pada Rabu tanggal 4 September 2019 lalu. Setelah anak keenamnya lahir, pihak klinik mengizinkanya membawa bayi yang baru lahir untuk dibawa pulang ke rumah. Tapi setelah sampai dirumah, ada kejanggalan. Bayi berjenis kelamin perempuan itu terus menangis tiada henti, hingga membuat orang tuanya panik.

Dengan sedih Burju Nainggolan melanjutkan cerita, karena sang buah hati yang baru lahir terus menangis tiada henti-henti, pada hari Jumat (6/9/19), bersama istrinya Sudarsiyem membawa putrinya yang baru lahir itu untuk diperiksakan ke RSUD Selasih.

Burju mengaku begitu shock ketika dokter RSUD Selasih memberitahukan bahwa bayinya tidak memiliki lubang anus. Benar-benar kecewa dan geram kepada klinik Pratama Kasih Ibu, kok tidak memberitahukan kalau bayi kami mengidap kelainan, ujarnya penuh geram.

Pada hal semua biaya persalinan yang diminta pihak klinik Kasih Ibu telah dilunasi. Tapi kelainan atau penyakit bayi kami tidak diberitahu.

Setiap bayi yang baru lahir pasti dicek seluruh kondisinya apakah baik atau tidak oleh pihak klinik tempat persalinan. Jika memang bayi memiliki kelainan seperti itu, harusnya beritahukan langsung kepada keluarga, supaya segera menindak lanjutinya, sesalnya.

Atas kejadian yang dialaminya, Burju Nainggolan berpesan kepada seluruh masyarakat terutama di kota Pangkalan Kerinci. Khusus ibu yang mau melahirkan supaya hati-hati jika mau bersalin di klinik Kasih Ibu, supaya tidak menjadi korban keteledoran klinik itu untuk yang berikutnya, sebutnya berpesan.

Bidan Noni selaku pemilik klinik Pratama Kasih Ibu saat dikonfirmasi Minggu (8/9/19) justru menyelahkan petugas jaga kliniknya. Noni mengaku bahwa pihak klinik mengetahui adanya kelainan pada bayi, tapi sengaja ditutupi kepada ibu bayi karena takut stres, ujar Noni.

Setelah bayi itu lahir sudah diobserfasi, sehingga kelainan itu sudah diketahui oleh pihak klinik Pratama Kasih Ibu. Memang mau diberitahukan tapi menunggu ketemu kepada bapaknya sang bayi. Cuma karena keluarga langsung minta pulang hari itu, petugas jaga klinik juga tidak ada memberitahukan kelainan bayi tersebut hingga dibawa pulang oleh orang tuanya, jawab Noni.

Ditanya bagaimana tanggung jawabnya atas keteledoran itu, Noni mengaku sudah berkoordinasi terus kepada pihak rumah sakit, sejauhmana perkembangan kondisi bayi, ucapnya.

Pengakuan pihak klinik Pratama Kasih Ibu itu langsung disangkal oleh Zaiman yang mendampingi keluarga bayi saat proses persalinan. Zaiman mengaku bahwa dia yang mengurus proses penyelesaian adminstrasi hingga minta kwitansi pembayaran dan meminta kwitansi itu distempel oleh pihak klinik.

Anehnya, sampai bayi itu dibawa pulang kerumah, masalah adanya kelainan pada bayi itu, tidak ada diberitahukan kepadanya, sebut Zaiman. Maka jika pihak klinik beralasan karena menunggu keluarga, itu tidak benar, ujarnya meprotes pernyataan Bidan Noni dan para anggotanya yang membela diri. Pernyataan Zaiman itu juga membuat pihak klinik Pratama Kasih Ibu langsung tidak berkutik lagi. (Sona)
 

Kamis, 29/07/2021 - 19:16:36 WIB
SELLA PITALOKA ZUKRI : PELALAWAN BERHASIL MENDAPATKAN PENGHARGAAN KABUPATEN LAYAK ANAK

Selasa, 29/06/2021 - 16:37:01 WIB
Akhirnya Rusdianto Pelaku KDRT Ditahan Kejari Pelalawan

Senin, 21/06/2021 - 13:17:42 WIB
Dusun Timur Desa Makmur sp.6 didirikan Posko PPKM Mikro

Sabtu, 12/06/2021 - 07:51:16 WIB
Sosialisasi Pergub , Tegas Bupati H.Zukri Beri Sanksi PKS Pemegang DO Monopoli Tunggal

Rabu, 09/06/2021 - 16:14:43 WIB
Perkara KDRT Tersangka Rusdianto Sudah P21

Rabu, 09/06/2021 - 07:13:16 WIB
GOTONG ROYONG DIPERLUKAN UNTUK MEMBANGUN BANGSA

Kamis, 03/06/2021 - 05:23:36 WIB
Permasalahan Kebun Masyarakat , Bupati H.Zukri Beri Solusi Pendataan Yang Akurat dan Kepastian Hukum

Sabtu, 29/05/2021 - 06:23:51 WIB
Mobil Seorang Wartawan di Pelalawan Dibobol Orang saat ditinggal sholat Jum'at di mesjid agung

Jumat, 28/05/2021 - 17:30:31 WIB
Serius Penurunan Covid-19, Bupati H.Zukri Terus Pantau Perkembangan, Ini Arahannya

Jumat, 28/05/2021 - 16:03:29 WIB
Audensi DPC PPWI Kabupaten Pelalawan di Kejari

Jumat, 28/05/2021 - 06:41:44 WIB
Mou Bersama LPP RRI, Kadiskominfo Harapkan Menjadi Inovasi Baru Penyebarluasan Informasi

Jumat, 21/05/2021 - 20:40:43 WIB
Bupati H.Zukri Dan Kapolres Pelalawan Periksa Tempat Ruangan Isolasi Pasien

Jumat, 21/05/2021 - 06:57:57 WIB
Wabup H.Nasarudin,SH,MH Hadiri Pencanangan Vaksin Covid-19 Bagi Lansia

Senin, 17/05/2021 - 16:13:39 WIB
Pimpin Coffe Morning Pasca Lebaran, Bupati Kabupaten Pelalawan Tekankan Tiga Hal Penting

Minggu, 16/05/2021 - 08:08:28 WIB
Banjir 2 Desa di Kecamatan Bunut, Bupati H.Zukri Langsung Turun Ke Lokasi Banjir

Rabu, 12/05/2021 - 05:48:10 WIB
Temuan Inspektorat Pengunaan DD/ADD Desa Kesuma Telah Dikembalikan

Sabtu, 08/05/2021 - 07:24:01 WIB
Bupati H.Zukri Tegaskan Perusahaan Lakukan Perawatan Dari Awal

Jumat, 07/05/2021 - 16:58:02 WIB
Bupati H.Zukri Harapkan Gerakan Cinta Zakat Sampai Kedesa di Kabupaten Pelalawan

Rabu, 05/05/2021 - 13:07:54 WIB
Bupati Pelalawan H. Zukri Tinjau Jalan Rusak Di Kecamatan Bunut

Rabu, 05/05/2021 - 11:38:25 WIB
Bupati Pelalawan Bersama Kapolres Saksikan Langsung Pelaksanaan Sidang Ditempat Bagi Pelanggaran Pr

Rabu, 05/05/2021 - 10:59:12 WIB
Bupati Pelalawan H. Zukri Tinjau Jalan Rusak Di Kecamatan Bunut

Senin, 03/05/2021 - 19:27:37 WIB
Polres Pelalawan Akan Dipraperadilankan Lagi Oleh PH Korban KDRT

Minggu, 02/05/2021 - 21:57:09 WIB
Maraknya Judi Togel di Pelalawan, Polda Riau; Laporkan Saja

Sabtu, 01/05/2021 - 20:24:29 WIB
Aktifitas Togel di Pelalawan Diduga Dibandari Oknum Aparat

Jumat, 30/04/2021 - 20:04:11 WIB
Hendri Siregar, SH, Layangkan Surat Berstempel Darahnya di Kejari Pelalawan

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>