Home
Kehadiran Ritel Alfamart dan Indomaret Melumpuhkan Usaha Masyarakat | Terdapat 2 Penambahan Pasien Positif Covid-19 | Komisi II DPRD Kampar Hadiri Peringatan Maulid Nabi SAW Di Rimbo Panjang  | Panglimo RMB-LHMR Kota Dumai Kunjungi Bazar UMKM | DPD RMB -LHMR Rantau Bais Siap Laksanakan Program dan Sinergi Majukan Laskar  | PT. Starindo Jaya Packaging Abaikan Surat Konfirmasi Tertulis Media 
Selasa, 24 November 2020
/ Provinsi Riau / 12:29:11 / Pantas Riau Darurat NARKOBA, Oknum-Oknum Aparat Ternyata Terlibat. /
BNN & Polda Riau Diminta Serius 
Pantas Riau Darurat NARKOBA, Oknum-Oknum Aparat Ternyata Terlibat.
Minggu, 25/10/2020 - 12:29:11 WIB

REALITAONLINE.COM, PEKANBARU - Peredaran gelap narkotika di wilayah provinsi Riau sangat mengkhawatirkan dan semakin terungkap,menjadi perhatian seluruh masyarakat bahwa betapa sulitnya menekan peredaran gelap narkoba di wilayah Riau.


Bahkan di masa pandemi covid-19 ini seolah bandar narkoba tidak terpengaruh dan tetap menjalankan operasinya.


Dalam minggu ini jajaran Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran puluhan kg Shabu-shabu.


Namun yang sangat menggemparkan rakyat Riau adalah keterlibatan seorang Perwira Menengah oknum anggota Polda Riau berpangkat Kompol. Hal ini sangat mencoreng muka korps Bhayangkara.


Seorang Oknum Polisi Kompol Imam Ziadi Zaid ( IZZ ) terpaksa di tembak oleh petugas karena  berusaha melarika diri. Sabtu, 24/10/2020.


Ahli hukum pidana Dr.Erdianto, SH.,MH ketika diminta tanggapannya oleh zoanraiu.com mengatakan sangat mendukung tindakan tegas dan terukur kepada setiap pelaku kejahatan.


" Kita mendukung tindakan tegas itu. Dalam penggunaan tindakan harus didasarkan pada pertimbangan  keseimbangan antara tindakan dengan  bobot ancaman, dan dalam kasus ini, tindakn aparat sdh tepat," ucap nya melalui pesan WhatApp, Minggu 25/10/2020.


Lebih lanjut Dosen Fakultas Hukum UNRI ini menambahkan bahwa memang masyarakat tidak habis pikir menagapa sampai seorang perwira menengah sampai tergiur dan terlibat bisnis terlarang ini.


" Pertanyaannya mengapa  sampai ada oknum perwira Polri sampai terlibat, ini pertanyaan besar. Bisa jadi disebabkan dengan  adanya koneksi dengan  jaringan narkotika lalu dirasakan itu menjanjikan dan berpeluang mendapatkan uang besar," ungkapnya.


Ketua Lembaga Anti Narkotika Riau ( LAN ) Sefianus Zai,SH mengapresiasi  atas prestasi dari Direktorat Narkoba Polda Riau dalam  menangkap kurir yang selama ini merajalela karena ternyata di lakukan oleh salah satu Oknum pamen Polda Riau.


" Kita sangat apresiasi atas kesuksesan dari anggota Reskrim Sat Narkoba Polda Riau, ini sebuat prestasi gemilang, sukses menangkap biang pengedar barang haram ini,"tegas Zai.


" Namun kita juga berharap agar ada keseriusan Polda Riau dan BNN dalam mengungkap siapa pemilik barang ini, kami yakin sekali pemilik barang ini adalah Pengusaha besar bukan pemain baru, ini harapan kita, Polri dan BNN seriu mengunggap dan menangkap pemilik barang," tambahnya.


" Kami juga minta agar razia di tempat-tempat hiburan selalu di galakkan, karena kita tahu bersama-sama bahwa tempat hiburan malam menjadi tempat nyaman mengkonsumsi narkoba," tegasnya.


Seperti halnya Star City yang dirazia baru-baru ini, tenyata dari 110 org penguinjung 76 orang positif memakai narkoba. Begitu juga kejadian di C7 pada tahun lalu sampai ada yang meninggal karena Overdosis.


" Di butuhkan kesungguhan dan keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas Narkoba," tegas Zai mengakhiri.
   
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com