Home
Tim Opsnal Polsek Dumai Barat dan Jajaran Polres Dumai Berhasil Membekuk Seorang Pengedar Narkotika | DPRD KAMPAR Kunjungi Tugu Khatulistiwa Makam Syech Burhanudin | Bupati Kampar Bedah tiga Unit Rumah Warga di Sungai Tonang  | TP PKK Gelar Penilaian Lomba Peringatan HKG PKK Tahun 2020 Tingkat Kota Dumai  | Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polresta Pekanbaru | Polsek Dumai Barat Bekuk Seorang Pelaku Penggelapan Kendaraan Bermotor 
Selasa, 20 Oktober 2020
/ Advertorial / 15:37:10 / Komisi II Sidak Wisata Danau Rusa /
DPRD Kampar
Komisi II Sidak Wisata Danau Rusa
Kamis, 01/10/2020 - 15:37:10 WIB

REALITAONLINE.COM,KAMPAR  - Anggota DPRD Kampar tergabung dalam Komisi II melakukan sidak mendadak di daerah  objek wisata Danau Rusa Kecamatan XIII Kota Kampar, Senin (29/9).

Sidak yang anggota DPRD Kampar yang berjumlah 9 orang,   dipimpin langsung ketua Komisi II,  Zumrotun , S.Sos dan beberapa angota komisi antara lain H. Muhammad Warit, Habiburrahman, Rahayu Srimulyani, Haidanan Jupen, IIB Nursaleh, Zalka Putra, H. Mohd. Kasru Syam dan Anotona Nazara.
Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, luar ruangan, alam dan air
foto : boc

Dalam sidak anggota dewan tersebut ditemukan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah melalui Dinas Pariwisata  Kabupaten kampar, dalam beberapa tahun anggaran terakhir.

Itu bisa dilihat langsung mulai dari penyiapan lahan pariwisata, pembagunan  Landscape dan Playground di objek wisata Danau Rusa proyek tahun 2020  senilai Rp652.123.000,00 yang dikerjakan oleh kontaktor CV. HARINDO .

Sekaligus proyek  pembangunan Talud dikawasan objek wisata Danau Rusa senilai Rp1.110.502.00 yang bersumber DAK Fisik Reguler Kab. Kampar  tahun anggran 2020  yang dikerjakan kontraktor CV.  IDEAL BINA CIPTA.
Gambar mungkin berisi: langit, perahu, luar ruangan, alam dan air
foto : boc

Terlihat juga kegiatan yang sudah dilaksanakan pada tahun  sebelumnya proyek pembangunan Talut penahan tebing sepanjang 82 meter yang sudah mengalami kerusakan berat,  retak- retak  disepanjang pantai . Ada juga terlihat sebuah bangunan gedung  mangkrak diareal lokasi Danau Rusa .

Dan dilokasi areal Wisata tersebut terdapat juga kapal besar bermerak KM.BINA NUSANTARA 58 dan beberapa sampan kecil bermerek Kabupaten Kampar yang terletak disekitar pinggir sungai tersebut.
Gambar mungkin berisi: luar ruangan
foto : boc

Melihat kondisi objek wisata Danau Rusa, Komisi II yang dipimpin ZUMROTUN. S.Sos terkejut melihat kondisi proyek Danau Rusa yang bertolak belakang dengan penyampaian Kepala Dinas Pariwisata Kampar, Zulia Dharma,  saat Rapat Dengar Pendapat (RDP)  dihadapan Komisi II pada beberapa RDP, selalu menyampai keberhasilan Dinas yang dipimpinnya, hal itu mendorong Komisi II untuk turun kelapangan.

Untuk merespon kejadian diatas Ketua Komisi II, ZUMROTUN. S.Sos melalui  wakil ketau Komisi H. H. MUHAMMAD WARIT menyampaikan rasa kekecewaannya melihat kondisi Fisik objek wisata Danau Rusa yang selama ini sudah menelan biaya  miliaran rupiah dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  Kabupaten Kampar, dalam dibeberapa tahun anggaran , ternyata hasilnya masih jauh dari apa yang kita harapkan .

Kita menduga pelaksanaan pembangunan objek wisata danau rusa yang dilaksankan melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, tidak berpedoman kepada  masterplan   dalam melakukan  pembangunan , yang membawa dampak positif yang bisa dirasakan masyarakat sekitarnya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat disekitar XIII Koto Kampar.

Kekecewaann terhadap Dinas Pariwisata Kampar bukan itu saja , melihat aset yang sudah ada seperti kapal, sampan yang berada diareal objek wisata kini menjadi kini kondisinya tidak terawat oleh dinas yang menanganinya, diabaikan tergeletak menjadi monomen diobjek wisata yang menjadi tontotnan para pengunjung.

Melihat kondisi tersebut Komisi II dalam waktu tidak terlalu lama akan mengundang RDP bersama  pihak Dinas Pariwisata dan pihak komisi II segera mengeluarkan beberapa Rekomondasi  kepada pimpinan daerah terkait kinerja Dinas Pariwisata dalam hal melakukan kegiatan dibeberapa objek wisata di daerah Kabupaten Kampar.
Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, luar ruangan dan alam
foto : boc

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Komisi II, HABIBURRAHMAN, sangat kecewa atas pelaksanaan Fisik proyek wisata yang  sudah dilaksanakan oleh Dinas pariwisata. Menurutnya kondisi kegaiatn ya pekerjaan dalam pembangunan objek wisata diseluruh  wilayah Kabupaten Kampar tidak memiliki masterplan  dan untuk membutikkan hal tersebut kita akan segera turun ke objek wisata lainnya .

ANOTONA NAZARA,  anggota Komisi II DPRD Kampar,juga menyampaikan apa yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kampar saat ini terkesan lalai dalam pelasanaan fisik proyek. Dengan mengabaikan UU RI N0.2 tahun 2017 tentang Jasa Kontruksi  . Dilapangan kita tidak melihat pejabat pembuat kominmen (PPTK) , konsultan bangunan dan juga pengawaas dari pihak penyedia jasa yang masing-masing mereka dibayar oleh Negara berdasaarkan keahlian mereka masing-masing.

Tukang dibiarkan bekerja sendiri, tanpa mempedomasi bestek yang sudah dibuat melalui perencanaan yang matang untuk melakukan pembangunan didaerah wisata objek Danau Rusa. Praktek tersebut sangat merugikan negara dan daerah, terutama dalam hal menjamin kwalitas pembangunan objek wisata yang awalnya masyarakat mengharapkan menjadi salah satu tempat untuk meningkatkan perekonomian warga terutama masyarakat XIII kota Kampar.   (adv)


   
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com