ROHIL- Budaya etnis Bakar Tongkang yang ada di Bagansiapiapi selain memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Bagansiapiapi<...[read more] "> ROHIL- Budaya etnis Bakar Tongkang yang ada di Bagansiapiapi selain memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Bagansiapiapi<" />
Home
Kabupaten Kampar siap laksanakan MTQ Riau ke-30 | Tuyan Benarkan SMK Negeri 01 Pungut Sewa Kantin Sekolah  | Judi Gelper Merajalela Di Kota Pekanbaru , Aparat Penegak Hukum Terkesan Tutup Mata  | Laporan Keuangan 2018 Pemprov Riau Raih WTP Dari BPK RI | Gubernur Riau Hadiri Balimau Kasai di Kampar | Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
Selasa, 23 Juli 2019
/ Rokan Hilir / 06:36:25 / Selama Satu Minggu Acara Bakar Tongkang, Bisa Dongkrak Perekonomian Masyarakat  /
Selama Satu Minggu Acara Bakar Tongkang, Bisa Dongkrak Perekonomian Masyarakat 
Rabu, 19/06/2019 - 06:36:25 WIB

REALITAONLINE.COM, ROHIL- Budaya etnis Bakar Tongkang yang ada di Bagansiapiapi selain memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, juga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. 

Bupati Rokan Hilir H Suyatno mengatakan, Bakar Tongkang adalah suatu daya tarik wisata unggulan Provinsi Riau. Kehadirannya selalu ditunggu. Bahkan mampu mendatangkan puluhan ribu wisatawan lokal atau manca negara setiap tahunnya. 

"Bakar Tongkang sangat fenomenal. Sangat unik. Dengan beragam atraksi yang ditampilkan. Selain itu kehadirannya juga mampu meningkatkan perekonomian Kota Bagansiapiapi. Karena event tersebut selalu menyedot ribuan wisatawan untuk datang. Ribuan warga mancanegara hadir di sini terutama etnis Tionghoa," jelas Bupati Rohil H Suyatno saat berbincang-bincang dengan awak media ini Selasa (18/6/19).

"Dari sejumlah pengakuan semua para pengusaha yang ada di Bagansiapaiapi. Mulai usaha rumah makan, warung kopi, tempat hiburan, tukang parkir, penarik becak motor maupun becak sepeda. Pemilik warung-warung kaki lima mengaku kepada saya banyak mendapatkan rezeki, memasuki waktu mau Bakar Tongkang," sebut Bupati. 

Juga kata orang nomor satu di Negeri Seribu Kubah ini, lahan lain yang mendapat berkah dari event Bakar Tongkang adalah bisnis perhotelan atau penginapan. Semua kamar penuh. Semua terisi untuk durasi maksimal satu pekan,  menjelang dan pasca Bakar Tongkang. 

"Jika dikalkulasikan perputaran uang di Bagansiapiapi selama acara ritual Bakar Tongkang ini bisa capai puluhan miliar," ungkap Suyatno. 

Acara ini kata Suyatno, ini termasuk agenda pariwisata nasional, Pemerintah Kabupaten sebagai fasilitator hanya mencoba meningkatkan gairah ekonomi rakyat pada event ini agar semua merasakan kehadiran pemerintah daerah. 

"Alhamdulillah setiap event ini diadakan saudara kita etnis Tionghoa selalu melakukan beberapa kegiatan bakti sosial ke masyarakat pribumi. Ini kita ambil hikmahnya dari kegiatan tersebut karena tidak semua kita bisa selalu hadir di tengah masyarakat. Ada beberapa kegiatan infrastruktur, bangunan seperti puskesmas bernilai miliaran rupiah mereka bantu tanpa kita minta untuk masyarakat banyak. Juga rencana pembangunan Masjid megah Muhammad Chengho di Bagansiapiapi oleh pengusaha dari etnis Tionghoa, Ini adalah bentuk kekompakan dari saudara kita etnis Tionghoa yang harus kita puji dan kita acungi jempol," tutur Suyatno.

Dengan meningkatnya perekonomian warga, kata Suyatno, di sinilah fungsi pariwisata. Pariwisata terbukti menjadi cara cepat mendongkrak perekonomian. Tahun lalu 52 ribu wisatawan yang datang ke Bakar Tongkang. 

"Berapa besar perputaran uang yang ada di Bagansiapiapi selama Bakar Tongkang berlangsung. Semoga besok puncak Bakar Tongkang berjalan sukses," pungkas Suyatno mengakhiri.(Alpa/Las)***
   
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com