Hiliserangkai -Kepala Desa Lolofaoso Masati Waruwu  sebut pemberitaan tentang dirinya terkait pengelolaan dana...[read more] "> Hiliserangkai -Kepala Desa Lolofaoso Masati Waruwu  sebut pemberitaan tentang dirinya terkait pengelolaan dana" />
 
Home
Bupati Dan Anggota DPRD Siak Akan Cek Dugaan Pungli SMPN 5 | Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Bengkalis Dukung Pulau Rupat Jadi KEK  | SMPN 05 Kerinci Kanan Terkesan Menutupi Rapat Dugaan Pungli  | Perusahaan Asian Agri Rekor Tertinggi Kasus Perselisihan Dengan Karyawan  | BNN Riau Amankan 8 Kg Sabu Asal Malaysia.  | HUT Kemerdekaan RI : SDM Unggul, Indonesia Maju 
Kamis, 22 08 2019
/ Sumatera Utara / 07:01:07 / Tanpa Konfirmasi Terkait Pemberitaan, Kades Lolofaoso Sebut Tidak Beretika /
Tanpa Konfirmasi Terkait Pemberitaan, Kades Lolofaoso Sebut Tidak Beretika
Jumat, 31/05/2019 - 07:01:07 WIB

Realitaonline.com, Hiliserangkai -Kepala Desa Lolofaoso Masati Waruwu  sebut pemberitaan tentang dirinya terkait pengelolaan dana desa Tanpa di Konfirmasi lebih dulu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa sendiri kepada awak media saat sedang bersama sama memonitoring pembangunan fisik di lokasi, Rabu (29/05/19).

Masati waruwu mengatakan bahwa pemberitaan tentang dirinya tersebut tidaklah beretika dan tidak benar dikarenakan dirinya dihubungi oleh orang tak dikenal melalui seluler terkait pengelolaan dana desa.  sehingga Masati Waruwu merasa kesal dan tak mau melayani orang tersebut, hingga pada akhirnya ia nya pun mendengar pemberitaan tentang dirinya di media sosial. “berita itu tidak benar dan tidak dikonfirmasi lebih dulu kepada saya, dan memang sempat ada orang yang menghubungi saya melalui telepon tapi bukan saya tidak melayani, kerena  menurut saya Konfirmasi via selular itu tidaklah etis dan beretika, dan saya anggap orang tersebut meneror saya karena saya tidak kenal orang nya dan tidak tau apakah orang tersebut benar awak media atau bukan, seharusnya secara langsung datang konfirmasi menemui saya”, ungkapnya.

Masati juga menambahkan bahwa selama ini dirinya telah melaksanakan tugas sebagai pemerintah desa dengan baik, namun ia nya kaget ketika mendengar adanya pemberitaan tentang dirinya dan juga adanya pengaduan terkait pengelolaan dana desa di desa yang ia pimpin.
“saya kaget dengan berita tersebut apalagi ada pengaduan masyarakat terkait pengelolaan dana desa di tahun 2018 yang lalu,  padahal sudah dilaksanakan Musyawarah Desa Informasi dan telah diterima oleh masyarakat  bangunan fisik tersebut , hal ini dibuktikan dengan Laporan Pertanggung Jawaban Kepala Desa Kepada BPD  dan juga Laporan tersebut sudah disampaikan ke pihak kecamatan”, Jelasnya.
Lanjutnya Lagi Masafati mengatakan bahwa terkait laporan pengaduan tentang pengelolaan dana desa yang dilaporkan oleh beberapa orang masyarakat menurutnya telah dipelopori dan dihasut oleh seseorang yang notabenenya orang tersebut merupakan bagian dari Pemerintah Desa dan telah  Menyetujui serta ikut menandatangani Laporan Realisasi Pertanggung jawaban dana desa Tahun 2018 yang dilaksanakan melalui Forum Musyawarah Bersama  dan telah dipertanggung jawabkan dihadapan BPD, Tokoh Masyarakat serta dihadapan Masyarakat pada tanggal 23 April yang lalu.

“saya sudah bekerja dengan maksimal, dan juga telah melaksanakan tugas saya sebagai kepala desa. Jadi sangatlah aneh jika masih ada pengaduan dari masyarakat terkait hal ini, dan sebenarnya Laporan Realisasi sudah dipertanggungjawabkan dihadapan Masyarakat dan BPD,   juga orang yang melakukan pengaduan itu telah ikut menandatanganinya” ungkap Masati Kesal.

Ditempat yang sama Ketua BPD Fatianu Gulo saat dikonfirmasi oleh awak media tentang Pemberitaan dan pengaduan oleh beberapa masyarakat terkait Pengelolaan dana desa tahun 2018 mengatakan ” sampai detik ini saya sebagai ketua BPD belum mendengar adanya pengaduan atau laporan masyarakat terkait pengelolaan dana desa khususnya tahun 2018, mengapa ? karena  sejauh yang saya lihat dan awasi selama ini kepala desa sudah bekerja secara maksimal dan telah mempertanggung jawabkannya dihadapan kami dan juga dihadapan masyarakat desa lolofaoso Bulan april kemarin, dan sudah disampaikan laporannya ketingkat kecamatan serta kabupaten,” Tegasnya.

Fatianu juga menambahkan “selama ini BPD sebagai Pengawas Kinerja Pemerintah Desa sudah melihat kinerja Kepala desa, yang salah kita sampaikan kepada kepala desa dan yang benar selalu kita dukung, dan Kepala desa sudah melaksanakannya, jadi amat terheran saya sebagai BPD terkait berita maupun pengaduan masyarakat tersebut, karena BPD masih ada Sebagai penyambung lidah masyarakat . namun sayang hal itu tidak disampaikan ke BPD terlebih dahulu” , tuturnya dengan heran.
Kepala Desa Masati Waruwu juga menambahkan,  agar Pemerintah Kabupaten maupun dari kecamatan memberikan petunjuk  terkait isu Berita maupun laporan pengaduan terhadap dirinya, dikarenakan ianya merasa telah melaksanakan tugasnya dengan maksimal sesuai dengan amanat pemerintah maupun masyarakat terhadap dirinya. “saya hanya berharap petunjuk dari atasan saya terkait isu ini, dan saya juga telah bekerja sesuai dengan amanat dari pemerintah serta masyarakat, ” harapnya.

PLD Kecamatan juga saat dikonfirmasi menyampaikan kepada awak media,  terkait pemberitaan tersebut belum diketahui oleh pihak kecamatan maupun dari pihak PLD itu sendiri dan mereka menjelaskan bahwa kedatangan pihak PLD dilapangan di bukan karena isu beredar melainkan atas surat permintaan dari kepala desa untuk memonitoring pekerjaan yang sudah dikerjakan tahun sebelumnya. 

"Perlu saya jelaskan bahwa kita Dari PLD datang hari ini hanya untuk memonitoring pekerjaan bangunan fisik yg dikerjakan tahun sebelumnya, dan kita tidak tahu menahu tentang isu pengaduan ataupun isu pemberitaan yang swdang berderar di desa ini,” tegas Irwan (TNC)***
   
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com