PEKANBARU - Warga yang berada di Jalan Balam Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau dihebohkan dengan tewasnya seorang mahasiswa bernam...[read more] "> PEKANBARU - Warga yang berada di Jalan Balam Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau dihebohkan dengan tewasnya seorang mahasiswa bernam" />
 
Home
HUT Kemerdekaan RI : SDM Unggul, Indonesia Maju  | Detik-detik Proklamasi HUT RI Ke-74 Di Pelalawan Berjalan Sukses  | Kadisdik Kabupaten Siak Akan Cek Masalah Pungutan Di SMP Negeri 05 | Pengadaan Pakaian Di SMPN 05 Kerinci Kanan Diduga Ajang Mark Up | Sekwankab. Pelalawan: Tanyakan Ke Inspektorat | Diduga Memaksa Keluarga Korban Menerima Tawaran 25 Juta
Senin, 19 08 2019
/ Pekanbaru / 21:25:39 / Seorang Mahasiswa di Pekanbaru Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos /
Seorang Mahasiswa di Pekanbaru Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos
Selasa, 12/09/2017 - 21:25:39 WIB

REALITAONLIEN.COM,PEKANBARU - Warga yang berada di Jalan Balam Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau dihebohkan dengan tewasnya seorang mahasiswa bernama Fiwangga Yudha Utama, Senin (11/9/2017) sore.

Pria berusia 22 tahun yang diketahui sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau (UR) itu ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 16.00 WIB oleh teman kosnya bernama Adinata (22).

Informasi yang dirangkum Media dari pihak kepolisian, sebelum ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Saksi dan penghuni kos lainnya curiga karena korban tidak ada keluar kamar.

Curiga dengan korban, ditambah lagi saat dipanggil tak ada sahutan. Penghuni kos sepakat untuk membuka kamar korban dengan kunci duplikat. Sontak, para penghuni kos dibuat terkejut.

Penghuni kos dan warga sekitar kaget menemukan korban sudah tidak bernyawa dalam posisi telentang di kasur dengan kondisi ada buih yang keluar dari mulut korban.

Warga sekitar dan saksi langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Tampan yang beberapa menit kemudian langsung datang ke TKP bersama dengan tim Iden Polresta Pekanbaru.

"Setelah dilakukan olah TKP, jasad korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk kepentingan visum," kata Kapolsek Tampan, Kompol Rezi Dharmawan, Selasa (12/9/2017) siang.

Kapolsek melanjutkan, saat di RS Bhayangkara Polda Riau, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima dengan ikhlas kepergian korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit tersebut.

"Untuk penyebab kematian korban, diduga karena sakit penyempitan saluran pernafasan yang diderita korban. Jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dikebumikan," pungkasnya.***
   
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com