BANGKINANG - Menanam timun sudah menjadi mata pencaharian warga Desa Sungai Lipai, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar ini. Bahkan...[read more] "> BANGKINANG - Menanam timun sudah menjadi mata pencaharian warga Desa Sungai Lipai, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar ini. Bahkan" />
 
Home
Generasi Pemuda Nias Bersatu Gelar Rapat Perdana Dalam Persiapan Syukuran  | Sekda Kampar Yusri M.si Pimpin Rapat Pelaksanaan MTQ ke-51 | Beri Arahan pada Siswa Bintara Polda Riau, Kalemdiklat Polri: Tanamkan Jadi Polisi yang Baik  | Terkait Situasi Politik, Ketua Persatuan Kades Kabupaten Bengkalis Berikan Tanggapan  | Pemkab Siak Taja Bimtek dan Evaluasi Pengembangan Smart City  | Bupati Himbau Penghulu Patuhi Arahan Mendagri 
Sabtu, 29 Februari 2020
/ Kampar / 20:20:20 / Petani Kampar Ini Berhasil Panen Timun 20 Ton /
Petani Kampar Ini Berhasil Panen Timun 20 Ton
Minggu, 14/05/2017 - 20:20:20 WIB
Suasana panen timun warga Desa Sungai Lipai, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Paijan dilahan seluas 1 hektare dan diprediksi panen timun mencapai 20 ton.
TERKAIT:

REALITAONLINE.COM,BANGKINANG - Menanam timun sudah menjadi mata pencaharian warga Desa Sungai Lipai, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar ini. Bahkan, Paijan berhasil panen timun dilahan seluas 1 hektare dan diprediksi panen timun mencapai 20 ton.

Paijan mengatakan hasil panen langsung dipasarkan ke Pekanbaru dan langsung dijemput dilokasi tanaman.

Keberhasilannya ini tidak lepas dari pembinaan dari Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

"PT RAPP sangat peduli dengan mitra binaanya. Perhatian dan pembinaan yang terus diberikan, mulai bantuan pupuk, bibit, pelatihan dan modal usaha. Semoga pemberdayaan yang dilakukan oleh perusahaan bisa terus berlanjut dan bisa mengembangkan program yang lebih baik," tuturnya, Sabtu (14/5). Staff CD PT RAPP estate Kampar, M Daim mengatakan pendampingan kepada petani yang diberikan oleh perusahaan merupakan kepedulian kepada masyarakat diwilayah operasionalnya. Perusahaan tidak ingin warga di sekitarnya tidak sejahtera.

"Siapa yang lari itu yang dikejar. Artinya siapa yang mau dibina itu yang akan didampingi. Harapan kami kedepan petani binaan PT RAPP bisa menjadi petani yang mandiri," tuturnya. (rls)
   
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com