Amril Mukminin Divonis 6 Tahun Penjara 

Dibaca sebanyak 662 kali
Pekanbaru | Yulius Halawa | Senin, 09/11/2020 | 19:23:51 WIB
 

Realitaonline.com, Pekanbaru- Bupati Bengkalis Non Aktif Amril Mukminin divonis 6 tahun kurungan penjara dan denda Rp500 juta, karena dinilai terbukti bersalah dalam kasus suap proyek Jalan Duri-Sei Pakning.

Majelis Hakim Tipikor PN Pekanbaru menilai terdakwa Amril Mukminin terbukti melanggar Pasal 12 Huruf a UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

"Menyatakan terdakwa Amril Mukminin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, menjatuhkan hukuman penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp500 juta. Apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan kurungan penjara selama 6 bulan," ungkap Ketua Majelis Hakim Lilin Herlina SH, MH, Senin (9/11/2020) membacakan  putusan Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Selain itu, Majelis Hakim Tipikor PN Pekanbaru menjatuhkan vonis mencabut hak politik Amril Mukminin selama tiga tahun terhitung  sejak  Amril Mukminin selesai menjalankan hukuman penjara.

"Menjatuhkan hukuman pencabutan hak terdakwa untuk dipilih menjadi pejabat publik, selama tiga tahun terhitung selesai terdakwa menjalankan hukuman pidana," tegas Lilin.

Kendati, vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim Tipikor PN Pekanbaru sama dengan tuntutan JPU KPK. Namun, JPU KPK langsung menyatakan banding atas vonis majelis Hakim Tipikor PN Pekanbaru.

"Karena, ada satu dakwaan kami dinyatakan tidak terbukti, maka kami langsung banding," tegas JPU KPK dalam usai pembacaan vonis dalam sidang yang digelar secara virtual.

Sementara itu, Kuasa Hukum Amril Mukminin, Wirya Nata Atmaja belum mengambil keputusan atas vonis yang dijatuhkan hakim Tipikor PN Pekanbaru. Pasalnya, Tim kuasa hukum perlu mendiskusikan dengan klien mereka terdakwa Amril Mukminin.

"Kami masih pikir-pikir dulu dan diskusikan dengan Pak Amril karena hari ini tidak hadir karena sakit. Kemungkinan kami akan banding," tandas Wirya.

Dalam tuntutan KPK, Amril dinilai terbukti melakukan korupsi secara berlanjut, yakni suap dari PT Citra Gading Asritama (CGA) sebanyak Rp5,2 miliar terkait proyek jalan Duri-Sei Pakning dan gratifikasi dari dua orang pengusaha pabrik kelapa sawit sebanyak Rp23,6 miliar lebih.

Dari pengusaha Jonny Tjoa sebesar Rp12.770.330.650 dan dari Adyanto sebesar Rp10.907.412.755. Uang itu diterima dikediamannya pada Juli 2013-2019. Ada juga yang langsung diberikan kepada Amril Mukminin dan ada melalui rekening istrinya, Kasmarni. Ketika itu Kasmarni menjabat Camat Pinggir.

Uang puluhan miliar diterima Amril Mukminin saat masih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis 2 periode yakni 2009-2014, 2014-2019 dan saat menjabat sebagai Bupati Bengkalis periode 2016-2021.

JPU menyatakan, perbuatan Amril Mukminin itu melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto, Pasal 64 ayat (1) KUHP.**
 

Sabtu, 27/02/2021 - 07:21:49 WIB
Foaro Gea Korban Pengeroyokan Minta Laporannya Ditindaklanjuti Polesek Rumbai

Rabu, 24/02/2021 - 16:05:32 WIB
Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu Kota Prkanbaru Gelar Silaturahmi Dengan Ketua PBNU Riau

Rabu, 17/02/2021 - 18:11:12 WIB
Ketua B2P3 Mengajak Anggota PP Mendaftarkan Diri dan Mengikuti Diksar Satpam

Senin, 15/02/2021 - 15:43:47 WIB
Wali kota Pekanbaru DR H Firdaus ST menerima kunjungan rombongan Pekanbaru PCCN .

Jumat, 12/02/2021 - 22:57:12 WIB
B2P3 Riau Mulai Melakukan Terobosan Baru Untuk Kesejahteraan Anggota

Jumat, 12/02/2021 - 19:19:00 WIB
Berikan Rasa Aman Saat Ibadah Imlek Polresta Lakukan Patroli Kamtibmas di Sejumlah Vihara Kota Pekan

Kamis, 11/02/2021 - 16:59:33 WIB
Kapolda Riau Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas Dan Tenaga Medis Kepolisian Sebagai Tracer dan Vak

Kamis, 11/02/2021 - 08:18:34 WIB
Ajak Gubernur, Kapolda Riau dan Pangdam I BB Taja Kegiatan Peduli Masyarakat CegahCovid-19

Rabu, 10/02/2021 - 12:22:25 WIB
BEM UMRI MENGECAM PEMBUATAN MONUMEN DI KOTA PEKANBARU

Jumat, 05/02/2021 - 08:04:06 WIB
Kapolda Riau,Gelar Konferensi Pers Ungkap Narkoba Jenis Cair Dan Musnahkan 20 KH Sabu

Kamis, 04/02/2021 - 01:15:14 WIB
Feri Windria SAH Menjabat Ketua DPD PWRI Provinsi Riau

Rabu, 03/02/2021 - 07:11:43 WIB
Polda Riau Terima Kunjungan Dari Pangdam 1 Bukit Barisan

Selasa, 02/02/2021 - 07:51:00 WIB
BAHU Partai NasDem Pekanbaru Siap Berikan Konsultasi Hukum Gratis Kepada Masyarakat

Sabtu, 30/01/2021 - 07:25:58 WIB
BUMD Jabar Tidak Ada Rencana Akan Mengelola Blok Rokan di Riau

Jumat, 29/01/2021 - 09:12:06 WIB
Kelurahan Wonorejo Kota Pekanbaru Melaksanakan Musrenbang

Senin, 18/01/2021 - 07:45:24 WIB
Tiga Daerah Sekolah Tatap Muka Sudah Bisa di Mulai 18 Januari.

Rabu, 06/01/2021 - 16:57:48 WIB
Sekda Panggil Seluruh Mandor Pengangkutan Sampah

Senin, 28/12/2020 - 11:49:24 WIB
Dekranasda Pekanbaru Terima Lima Buku Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia dari Ketua Bhayangkari

Kamis, 24/12/2020 - 07:58:12 WIB
Panitia Natal Wartawan, Berbagi Kasih Dengan anak-Anak Panti Asuhan

Senin, 21/12/2020 - 17:27:16 WIB
LSM Bara Api Ungkap Dugaan Proyek Fiktif Pemeliharaan Jembatan Perawang Senilai Rp1,1 Miliar

Minggu, 20/12/2020 - 11:11:36 WIB
Alat Berat Berat Parkir di Eks Kantor Kejati Riau

Jumat, 11/12/2020 - 18:31:24 WIB
Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan di Kampar, Kejati Riau Tetapkan Empat Tersangka

Kamis, 10/12/2020 - 15:07:04 WIB
Dua Hari Beruntun, Kecelakaan Terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Minggu, 06/12/2020 - 05:39:42 WIB
Menyambut Natal Dan Tahun Baru, PT Rifan Financindo Serahkan Sembako Kepada PBB

, 00//0000 - 00:00:00 WIB
Miliki dan Simpan Sabu di Rumahnya, Pemuda Kulim Diamankan Polisi

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KOTA PEKANBARU © 2015