PEKANBARU‎- Tiga Direksi Perusahaan ritel PT Muslim Madani Riau digugat pemilik saham Donny Novanda senilai Rp682...[read more] ">
 
 
‎Direksi PT Muslim Madani Mart Riau Digugat Pemilik Saham Donny Novanda

Dibaca sebanyak 2040 kali
Pekanbaru | Yulius Halawa | Kamis, 25/04/2019 | 06:38:45 WIB
 

REALITAONLINE.COM, PEKANBARU‎- Tiga Direksi Perusahaan ritel PT Muslim Madani Riau digugat pemilik saham Donny Novanda senilai Rp682 juta di Pengadilan Negeri Pekanbaru. 
Kendati,  perusahaan ritel tersebut baru beroperasional selama 9 bulan dengan 4 gerai Mini Market Muslim Madani Mart beroperasional tersebar di beberapa daerah Pekanbaru. 

Namun, persoalan internal sudah terjadi di dalam PT Muslim Madani Riau yang merupakan perusahaan Muslim Madani Mart. 

Persoalan terjadi karena Muslim Madani Mart dikelola tidak sesuai dengan rencana awal oleh Direksi Safridon JS, sehingga Pemilik Saham Donny Novanda menggugat Direksi Safridon JS selaku tergugat 1, Lela Husna selaku tergugat 2 dan Syafiah selaku tergugat 3 di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Tak tanggung-tanggung tuntutan disampaikan mencapai Rp682 juta.

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dipimpin Ketua Majelis Yudisilen, SH, MH, Rabu (24/04/2019).

Dalam keterangannya, saksi Rose Novita menjelaskan dalam pengelolaan Muslim Madani Mart tidak ada terima gaji, namun yang ada diterima setiap bulan tersebut merupakan biaya operasional.

"Itu bukan gaji tapi biaya operasional yang diterima seperti Safridon JS menerima Rp4 juta lebih setiap bulan itu uang operasional kerjanya," terangnya.

Selain itu, Saksi juga menyebutkan dalam Muslim Madani Mart Safridon JS memiliki saham yang jumlahnya sudah mencapat 44 persen.


Namun, Parlindungan SH MH selaku Kuasa Hukum Penggugat Donny‎ Novanda dengan tegas membantah keterangan saksi tidak benar karena yang diterima tersebut adalah gaji dan Safridon JS sama sekali tidak memiliki saham pada PT Muslim Madani Riau.

"Keterangan saksi jelas tidak benar hakim, ‎bahwa Safridon JS menerima gaji tiap bulan dan tidak ada sahamnya dalam perusahaan sesuai dengan barang bukti yang sudah diajukan dalam gugatan," tegas Parlindungan sembari menunjukan bukti.

Parlindungan menjelaskan, dalam pendirian perusahaan PT Muslim Madani Riau  cita-cita awalnya adalah untuk kepentingan umat,namun ternyata dalam internal perusahaan tersebut sudah tidak sesuai dengan harapan cita-cita awal. 

Secara rinci, Parlindungan menjelaskan, beberapa kesalahan dilakukan Safridon JS dan tergugat lainnya, pertama kesalahan fatal adalah direksi menerima gaji diluar dari RUPS. Padahal, dalam UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas, gaji direksi itu harus ditetapkan berdasarkan RUPS, namun ini ditentukan secara sepihak menggunakan uang perusahaan, uang pemegang saham. 
"Berarti kalau memakan uang itu sesuai UU tersebut si Direksi sudah melakukan perbuatan pidana korupsi dan penggelapan keuangan perusahaan," bebernya.

Dilanjutkannya, sesuai UU Tentang Perseroan terbatas tersebut seharusnya kesepatan gaji itu dilakukan dalam RUPS disetujui dewan pemegang saham dan komisaris baru gaji itu bisa diambil.

Kemudian, itu ada pengembalian saham yang pemegang saham‎ dibawah kendali Donny Novanda dan itu pengembalian sahamnya dilakukan tanpa RUPS.
"Dan lagi-lagi si Direksi sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal dan dia sudah melanggar UU Nomor 40 Tentang Perseroan Terbatas.Dalam gugatannya menuntut kerugian materil dan in materil senilai Rp 682 juta. Kita minta dikembalikan saham kita saja ditambah keuntungan-keuntungan, kerugian inmateril. Karena akibat kesalahan gugatan melawan ini, klien kita trauma untuk berwirausaha, trauma untuk berinvestasi‎‎," tegas Parlindungan.

Ketiga, faktor dalam menjalankan usaha tidak ada transparan, seharusnya Safridon JS melakukan koordinasi dengan dewan komisaris.
"Kebetulan klien kita ketua dewan komisaris, harusnya Safridon JS koordinasi dengan klien kita, namun ini tidak pernah dilakukan. Banyak hal dilakukan Direksi tanpa sepengetahuan Dewan Komisaris, makanya kita gugat," ujar Parlindungan.

PT Muslim Madani Riau didirikan tahun  2018 bergerak di bidang ritel mini market Muslim Madani Madani Mart sudah berjalan 9 bulan dan sudah ada 4 gerai mini market Muslim Madani Mart yang sudah beroperasional di Pekanbaru.
"Gugatan kita lainnya, ‎ agar tergugat Safridon JS dan tergugat lainnya mundur dari jabatan direksi dan usaha ini vakum sementara sambil menunggu keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap‎," tandas Parlindungan.(wpn)***
 

Senin, 13/07/2020 - 12:40:42 WIB
DPW MOI RIAU SAMPAIKAN SURAT AUDIENSI KE KETUA DPRD KOTA PEKANBARU

Jumat, 10/07/2020 - 19:15:18 WIB
Terkait Dana Publikasi Media DPW MOI Riau Segera Surati DPRD Kota Pekabaru 

Kamis, 09/07/2020 - 19:09:58 WIB
Kapolresta Pekanbaru, Walikota Pekanbaru & Dandim 0301 Pekanbaru Resmikan Kampung Tangguh Pekanbaru

Kamis, 09/07/2020 - 16:58:53 WIB
Di DPRD Kota Pekanbaru Dana Publikasi Media Jadi Ajang Korupsi

Rabu, 01/07/2020 - 11:02:27 WIB
Terkait Adanya Dugaan Siswa Didik Siluman, Kepsek SMA Negeri 4 Pekanbaru Diduga Tunggangi Permendikb

Rabu, 01/07/2020 - 09:53:31 WIB
Kecewa Dengan PPDB SMA Dan SMK Jalur Zonasi Puluhan Warga Pekanbaru Protes Ke Disdik Riau

Sabtu, 27/06/2020 - 14:23:01 WIB
Sempena Hari Bhayangkara ke-74 Polresta Pekanbaru Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

Kamis, 25/06/2020 - 11:02:34 WIB
Kadiv Pas Kemenkumhan Riau Bungkam, Ditanya 19 Mantan Napi Asimilasi Kembali Ditangkap Polda Riau

Kamis, 25/06/2020 - 11:02:33 WIB
Kadiv Pas Kemenkumhan Riau Bungkam, Ditanya 19 Mantan Napi Asimilasi Kembali Ditangkap Polda Riau

Sabtu, 20/06/2020 - 07:18:35 WIB
Semarak Hari Jadi LIRA ke 15 Tahun,DPW LIRA Riau Taja Syukuran

Kamis, 11/06/2020 - 18:54:53 WIB
Diskes Langsung Uji Swab dan Makamkan Korban di Pemakaman Khusus Covid-19 

Kamis, 11/06/2020 - 06:55:54 WIB
Rapelio Celoteh Tak Jelas Catut Nama PWI serta Tuding Perwadik dan Pimpinan Redaksi Riauinvestigasi.

Rabu, 10/06/2020 - 16:18:14 WIB
Masyarakat dan ASN Diimbau Berpakaian Melayu Mulai 16 Juni 

Rabu, 10/06/2020 - 07:47:52 WIB
Polda Riau Buka Call Center Layanan Online Informasi dan Pengaduan Narkoba

Rabu, 10/06/2020 - 07:34:07 WIB
DPP-GPNB Gelar Rapat Persiapan Peresmian Lapangan Volly Ball GPNB 

Selasa, 09/06/2020 - 18:17:01 WIB
Tiga Terdakwa Bandar Dan Kurir 40 Kg Sabu Divonis Hukuman Seumur Hidup. 

Minggu, 07/06/2020 - 09:51:53 WIB
GPNB Bangun Lapangan Volly Ball Permanen Di Pasir Putih Kecamatan Siak Hulu 

Kamis, 21/05/2020 - 18:24:42 WIB
9 Anak Yatim dan Sang Ibu Kini Merasa Kesulitan Dampak Covid 19

Selasa, 19/05/2020 - 08:09:04 WIB
Bansos Kota Pekanbaru Terindikasi Disunat, Fungsi Pengawasan DPRD Mati 

Sabtu, 09/05/2020 - 17:25:18 WIB
Polresta Pekanbaru Kembali Memberikan Perbukaan Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19  

Sabtu, 09/05/2020 - 11:15:15 WIB
Diduga Lakukan Penghinaan dan Pengusiran Terhadap Wartawan,Ade Barto Ajudan T Aswendi di Polisikan 

Jumat, 08/05/2020 - 14:25:32 WIB
Ketua DPW MOI Riau Anotona Nazara Akan Dilantik PAW Jadi Anggota DPRD Kampar 

Jumat, 08/05/2020 - 07:20:07 WIB
Ruslan Tarigan: Jangan Ada yang Ambil Keuntungan dalam Musibah Corona 

Senin, 04/05/2020 - 08:03:55 WIB
Berkah Ramadhan dan Peduli Sesama, LSM LIRA Riau Bagikan Takjil pada Pengendara dan Panti Asuhan 

Minggu, 03/05/2020 - 07:06:57 WIB
Dibutuhkan Bocah berusia Enam Tahun, PWOIN dan KPB didukung LIRA Riau lakukan Giat Donor Darah.

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KOTA PEKANBARU © 2015