PEKANBARU - Donatur Yayasan Wahidin di Kabupaten Rohil Provinsi Riau, Rajadi alias Awie Tongseng akhirnya mengirup udara bebas, setelah s...[read more] ">
 
 
Dituduh Gelapkan Dana Yayasan

Dibaca sebanyak 884 kali
Rokan Hilir | nurmisnawati halawa | Sabtu, 22/04/2017 | 21:51:35 WIB
 
Kuasa Hukum Tersangka Awie Tongseng, Suhendro (Foto: Chairul Hadi)
REALITAONLONE.COM,PEKANBARU - Donatur Yayasan Wahidin di Kabupaten Rohil Provinsi Riau, Rajadi alias Awie Tongseng akhirnya mengirup udara bebas, setelah sempat menjalani penahanan di Polda Riau selama 60 hari terkait dugaan kasus menggelapkan dana yayasan yang disebut-sebut bernilai Rp4 Miliar.

Rajadi alias Awie Tongseng dibebaskan Jumat (21/4/2017) sore kemarin, setelah masa penahanannya di Mapolda Riau habis, sementara tuduhan terkait penggelapan dana yayasan tersebut belum bisa dibuktikan oleh penyidik. Ini sudah kali kedua dirinya berurusan dengan penegak hukum, dan lagi-lagi bebas.

Kuasa Hukum Awie Tongseng, Suhendro mengatakan, kliennya bebas karena dalam masa proses penyidikan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau belum dapat memenuhi unsur (sesuai tuduhan, red) tersebut hingga batas waktu yang ditentukan. Maka secara hukum, Awie harus dibebaskan.

"Dalam perintah pengeluaran penahanan tidak disebutkan alasannya. Persoalannya kan karena ada aduan, harusnya sebelum ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan (terhadap Awie, red), sekurang-kurangnya penyidik punya ada dua alat bukti yang sah," ungkap Suhendro berbincang dengan Media.
"Tapi kalau belum cukup, maka kalau ditetapkan sebagai tersangka, harusnya tidak sah. Ini bisa menimbulkan pandangan adanya kriminalisasi. Selanjutnya kami akan koordinasi dengan Pak Awie, apa langkah selanjutnya yang akan diambil," sambungnya, Sabtu (22/4/2017) siang.

Awie Tongseng bebas dalam perkara itu, setelah ditahan pada 20 Februari 2017 lalu. Buntutnya sempat terjadi unjuk rasa di Mapolda Riau. Sebelum itu Awie juga dilaporkan terkait tuduhan memberikan keterangan palsu di pengadilan, bahkan juga menjalani penahanan.

"Saat itu kami ajukan Praperadilan dan ditangguhkan sehingga bebas dan dikeluarkan. Sekarang muncul kasus baru lagi, dengan tuduhan menggelapkan uang yayasan, sampai tenggat waktu yang ditentukan oleh hukum, namun akhirnya tidak terbukti," kilas Suhendro.

Untuk kasus kali ini (Dugaan menggelapkan uang yayasan, red), Suhendro menjelaskan, Yayasan Wahidin sudah melakukan audit terkait itu, dan tidak ditemukan unsurnya. "Klien kami tidak ada mengurus uang yayasan, malahan dia donatur," ungkapnya.

"Kita ingin jangan sampai terjadi yang ketiga kalinya kejadian ini. Dampaknya besar, keluarga (Awie) sangat sedih, susah dan gelisah. Dia juga semakin kurus selama ditahan. Kita belum tahu sampai kapan klien kami jadi tersangka, pihak penyidik harusnya meng-SP3 kan (jika tak terbukti, red)," singkatnya.

Ke depan, Suhendro berencana akan berkomunikasi dengan Awie terkait upaya selanjutnya menanggapi penahanan yang dialami tersangka. "Ada peraturannya terhadap ganti rugi penangkapan yang salah, nah ini kembali pada Pak Awie, apakah ingin melakukan itu atau tidak," sebut dia.

"Di luar itu, kami sangat mengapresiasi Polri (Polda Riau), sudah profesional dan proporsional menangani kasus kilen kami tersebut," pungkasnya.(grc/roc)***
 

Rabu, 13/11/2019 - 11:21:34 WIB
Tim Polsek Bangko Amankan Tiga Terduga Penyalah Gunaan Obat Terlarang

Kamis, 07/11/2019 - 07:36:06 WIB
PEMKAB ROHIL MEREALISASIKAN PEMBANGUNAN DIBIDANG KEROHANIAN

Kamis, 07/11/2019 - 07:30:47 WIB
MENGENTAS KEMISKINAN PEMKAB ROHIL TINGKATKAN PEMBANGUNAN

Senin, 02/09/2019 - 08:35:47 WIB
Warga Kabupaten Rohil Tega Mencabuli Anaknya.

Minggu, 28/07/2019 - 11:48:41 WIB
PADA PEMILIHAN PEMENANG SELEKSI PEMILIHAN BUJANG DAN DARA ROKAN HILIR  

Kamis, 27/06/2019 - 07:03:47 WIB
Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH.MH Gerebek Rumah Penjual Narkoba 

Rabu, 19/06/2019 - 18:44:57 WIB
Rutual Budaya Bakar tongkang di Bagansiapiapi Membawa Berkah Bagi Pemilik Penyewa Becak Mini Realit

Rabu, 19/06/2019 - 06:36:25 WIB
Selama Satu Minggu Acara Bakar Tongkang, Bisa Dongkrak Perekonomian Masyarakat 

Jumat, 07/06/2019 - 12:34:21 WIB
JUDI DINGDONG DI BAGANSIAPIAPI SANGAT MEMPENGARUGI ANAK ANAK DI KECAMATAN BANGKO

Kamis, 06/06/2019 - 12:34:14 WIB
Bupati Rohil menegaskan 10 Juni Harus Masuk Kerja,Semua Kepala Dinas Cek Kehadiran ASN

Selasa, 21/05/2019 - 07:26:13 WIB
Ramadhan Serahkan Bantuan ke Mesjid Al-Ikhlas Kecamatan Banhko Pusako

Sabtu, 18/05/2019 - 14:22:43 WIB
Giat jum'at Kali ini Kapolsek Sinaboi Bantu Rumah Ibadah

Kamis, 16/05/2019 - 06:41:54 WIB
Pembangunan Jalan Semenisasi Pemungkiman Kabupaten Rohil

Kamis, 16/05/2019 - 06:31:29 WIB
Penataan Kota dan Pembangunan Sarana Publik Kabupaten Rohil

Selasa, 07/05/2019 - 12:05:34 WIB
Bupati Rohil Membuka dan Meresmikan Pasar Ramadan.

Jumat, 03/05/2019 - 12:24:06 WIB
Ketua BNK Rohil Hadiri Pemusnahan BB Sabu 463,28 gram di Polsek Bangko

Jumat, 03/05/2019 - 12:20:19 WIB
Kadis DLH Rohil, Suwandi S,Sos santuni anak yatim piatu

Senin, 11/02/2019 - 07:16:14 WIB
Tim Satresnarkoba Polres Rohil Tangkap Pengedar Narkoba.

Jumat, 25/01/2019 - 08:15:41 WIB
TIM OPS POLSEK BANGKO UNGKAP PELAKU PENCURIAN EMAS

Selasa, 22/01/2019 - 14:05:31 WIB
KANTOR DPRD KABUPATEN ROKAN HILIR SERINGKALI KOSONG, KEMANA RAKYAT MAU MENGADU

Rabu, 09/01/2019 - 07:04:59 WIB
Bupati Rohil Resmikan Gedung Baru Puskesmas Bagansiapiapi.

Selasa, 08/01/2019 - 12:05:54 WIB
Warga Tanah Putih Belum Bisa Nikmati Air Bersih Pada Tahun Ini.

Selasa, 08/01/2019 - 11:49:29 WIB
Ketua DPRD Rohil Hadiri Acara Potong Kerbau dihalaman Puskesmas.

Senin, 07/01/2019 - 19:44:58 WIB
KABINDA Riau gelar dialog kebangsaan di Kampar

Senin, 07/01/2019 - 16:28:54 WIB
Puskesmas Bagansiapiapi akan Diresmikan

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR © 2015
>