Pelalawan - Seorang karyawan PT. Hasby Dian Rahmawan Saragih (49) mengaku diberhentikan bekerja tanpa mendapatkan pesangon da...[read more] ">
 
 
PT. HASBY PHK Karyawan Tanpa Pesangon 

Dibaca sebanyak 474 kali
Pelalawan | Yulius Halawa | Rabu, 15/04/2020 | 15:39:20 WIB
 

Realitaonline.com, Pelalawan - Seorang karyawan PT. Hasby Dian Rahmawan Saragih (49) mengaku diberhentikan bekerja tanpa mendapatkan pesangon dari perusahaan. Tidak terima haknya ditiadakan, kasus itu dilaporkannya kepada LBH Brata Jaya Riau.

Menurut cerita Dian Rahmawan Saragih, pada tgl 25 Maret 2019 dia diterima bekerja dan diangkat sebagai koordinator transport efektif di PT. Hasby. Perusahaan PT. Hasby bergerak dibidang operasional angkutan trailer di perusahaan PT. RAPP, jelasnya kepada media ini Rabu (15/4/20) di Pangkalan Kerinci.

Tiba-tiba pada tanggal 3 April 2020 lalu dia dipanggil oleh Harvesyah Nasution selaku GM PT. Hasby. Hari itu dia diberhentikan bekerja dari perusahaan. Harvesyah beralasan, perusahaan tidak sanggup membayar gajinya, tutur Dian Rahmawan.

Sehingga saat itu juga dia mempertanyakan bagaimana jasanya atau apa yang menjadi haknya dari perusahaan. Namun pihak perusahaan melalui Harve tidak memberikan jasa atau pesangonnya. Sedangkan Dian Rahmawan Saragih mengaku telah bekerja selama satu tahun di PT. Hasby, bebernya.

"Kalau PT. Hasby melakukan pemutusan hubungan kerja kepada saya silakan saja tapi berikan hak saya sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003 Tentang Ketenaga Kerjaan. Saya tetap menuntut pesangon kepada perusahaan PT. Hasby karena diberhentikan secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Selama bekerja di perusahaan itu juga tidak pernah merasa buat kesalahan," terangnya.

Kalau saya diberhentikan karena ada kesalahan, silakan lalui ketentuan prosedur dengan memberi SP1 (surat perungatan pertama) Sampai SP ke-3. Dalam program BPJS Ketenagakerjaan juga dia sudah didaftarkan oleh perusahaan, imbuhnya.

Ketua LBH Brata Jaya Riau Safii M. Nuh SH yang dikonfimasi membenarkan telah menerima pengaduan dari Dian Rahmawan Saragih kurang lebih seminggu lalu. Pemutusah hubungan kerja sepihak oleh suatu perusahaan kepada karyawan, perusahaan berkewajiban menyelesaikan kewajibannya dengan memberikan haknya termasuk pemberian pesangon. Pemberian pesangon Itu sudah ketentuan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan, jelas praktisi hukum itu.

Setelah menerima pengaduan dari korban PHK (pemutusan hubungan kerja) sepihak dari perusahaan PT. Hasby, Safii mengaku masih melakukan upaya mediasi dengan pihak perusahaan agar menyelesaikan kewajibannya kepada karyawannya yang dia berhentikan bekerja.

"Kita kasih kesempatan kepada pihak perusahaan dalam satu minggu ini untuk menyelesaikan kewajibannya. Tapi jika tidak ada itikad baik perusahaan, tentunya kita akan ambil langkah-langkah lain," ujarnya singkat.

Harvesyah Nasution selaku GM (general manager) PT. HASBY yang dihubungi berulang kali, tidak mau mengangkat telefonnya. Konfirmasi melalui pesan WA juga tidak dibalasnya meskipun pesan yang dikirim langsung menunjukkan dua garis centang berwarna biru yang menandakan bahwa pesan dari media ini telah dibacanya. (Sona)***
 

Jumat, 29/05/2020 - 06:18:56 WIB
Penyaluran Bst Tidak Tepat Sasaran Begini Pengakuan Camat Bunut

Kamis, 07/05/2020 - 17:26:11 WIB
Yose Silaban Tekankan Kekompakan Kepada DPC LSM TOPAN RI Pangkalan Lesung 

Selasa, 05/05/2020 - 10:10:29 WIB
AMTI Riau Harapkan Perusahaan Perusahaan Yang Ada Di Riau, Bisa Bekerjasama Dengan Pers Dan LSM

Selasa, 05/05/2020 - 10:10:27 WIB
AMTI Riau Harapkan Perusahaan Perusahaan Yang Ada Di Riau, Bisa Bekerjasama Dengan Insan Pers Dan LS

Sabtu, 25/04/2020 - 10:34:42 WIB
Penyidik Polres Pelalawan Gelar Perkara Berita Bohong Atau HOAX.

Rabu, 22/04/2020 - 12:17:42 WIB
Polres Pelalawan Berikan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Terdampak Covid -19 

Rabu, 22/04/2020 - 12:17:26 WIB
Polres Pelalawan Berikan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Terdampak Covid -19 .

Senin, 20/04/2020 - 13:03:17 WIB
Bupati Harris : Besar dan Kecilnya Bantuan Perusahaan Kita Harapkan Untuk Mencegah Penularan Pandemi

Senin, 20/04/2020 - 13:02:57 WIB
Bupati Harris : Besar dan Kecilnya Bantuan Perusahaan Kita Harapkan Untuk Mencegah Penularan Pandemi

Kamis, 16/04/2020 - 14:57:02 WIB
Polres Pelalawan Membuka Dapur Umum Sebagai Wujud Kepedulian 

Rabu, 15/04/2020 - 15:39:20 WIB
PT. HASBY PHK Karyawan Tanpa Pesangon 

Jumat, 10/04/2020 - 03:00:17 WIB
Polres Pelalawan Lakukan Donor Darah

Kamis, 02/04/2020 - 06:57:50 WIB
Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19, Pemerintah Kecamatan Kuala Kampar Lakukan Penyemprotan Cairan

Kamis, 02/04/2020 - 06:52:36 WIB
Dewi: Ada Apa Dengan Notaris Reni Mayoni? 

Sabtu, 21/03/2020 - 11:26:16 WIB
Warga Kesal Pihak SPBU Prioritaskan isi jerigen Daripada Kenderaan 

Rabu, 11/03/2020 - 20:02:02 WIB
Camat Kerumutan Ambil Sumpah Janji BPD Desa Bukit Lembah Subur dan Desa Pematang Tinggi 

Kamis, 20/02/2020 - 07:32:41 WIB
Adi Sukemi : Mahasiswa Harus Cermat dan Memahami Visi Calon Pemimp

Selasa, 18/02/2020 - 16:43:03 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Buka Kegiatan Pembinaan Administrasi 

Selasa, 18/02/2020 - 16:34:43 WIB
BPS Kabupaten Pelalawan Gelar Rapat Koordinasi Kecamatan Dalam Rangka Sensus Penduduk 2020

Selasa, 18/02/2020 - 09:50:14 WIB
TP PKK Kabupaten Pelalawan Kunjungi Kecamatan Kerumutan

Kamis, 06/02/2020 - 05:46:26 WIB
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Karhutla di Kuala Kampar

Rabu, 05/02/2020 - 13:56:38 WIB
Bupati Pelalawan Resmikan Penggunaan Listrik 24 Jam Di 3 Desa Di Kecamatan Teluk Meranti 

Selasa, 04/02/2020 - 04:47:06 WIB
Camat Langgam Mengundurkan Diri Jadi Tanda Tanya 

Kamis, 30/01/2020 - 18:27:27 WIB
Sampan Bantuan Tak Bisa Difungsikan, Ini Kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan 

Rabu, 29/01/2020 - 18:18:23 WIB
Boat Pompong Reward PT. PMBN Di Desa Rantau Baru Diresmikan

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>