Ibrahim Tuding Berita Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas Bohong Dan Modus

Dibaca sebanyak 286 kali
Pelalawan | Yulius Halawa | Minggu, 29/12/2019 | 08:36:30 WIB
 

Realitaonline.com, Kabupaten Pelalawan
Saya tidak pernah klarifikasi berita bohong yang kau buat sebelumnya. Mengenai foto saya yang kau tampilkan dalam berita kau ini, hasil editan dari media lain pada saat kami foto bersama pak Camat Pkl Lesung dan ketua komisi II DPRD pelalawan dalam kegiatan meninjau bangunan Gedung Islamic centre dipangkalan lesung. Berita ini adalah modus kau saja untuk mencari uang.

Demikian bunyi WA Humas PT. Musim Mas Ibrahim yang dikirimkan ke media ini Jumat (27/12/19). Hal ini ia katakan ketika dimintai tanggapan atau koreksinya terkait berita dugaan kejahatan PT. Musim Mas terhadap lingkungan yang sudah dilansir sejumlah media online.

PT. Musim Mas merupakan salah satu perusahaan yang menyumbang asap pada bencana asap yang melanda wilayah Propinsi Riau bahkan Sumatera antara bulan Agustus dan September 2019 lalu. Lahan gambut didalam konsesi HGU (hak guna usaha) PT. Musim Mas tepatnya pinggir sungai kundur mengalami kebakaran. Informasinya atas Karlahut tersebut menghanguskan puluhan hektar lahan kebun dan konservasi HGU PT. Musim Mas.

Meskipun pantauan media ini dilapangan, terbukti ada bekas kebakaran di lahan inti dan lahan konservasi perusahaan itu, namun hal itu tetap dibantah Ibrahim. Mana ada kebakaran di PT. Musim? Tidak ada, ujarnya mencoba menutupi bobrok perusahaan tersebut.

Kemudian dengan HGU PT. Musim Mas seluas 30 ribu hektar, areal perkebunan PT. Musim Mas didominasi lahan gambut. Anehnya lagi, lahan gambut yang baru saja direplanting tampak sudah ditanami kembali dengan kelapa sawit. Disetiap blok dalam areal perkebunan kelapa sawit lahan gambut itu terdapat drainase yang sengaja dibuat oleh perusahaan.

Selain itu, DAs salah satu anak sungai yang disebut sungai Mengkarai juga diduga telah dirusak PT. Musim Mas. Dari pantaun media ini dilokasi, sepanjang pinggir aliran sungai Mengkarai itu telah ditanami kelapa sawit dan tidak ada dilakukan penghijauan terkecuali pinggir jalan umum saja.

Lebih ironisnya lagi, perlakuan perusahaan PT. Musim Mas yang dinilai sangat tidak manusiawi terhadap tenaga kerjanya. Yaitu perumahan barak Setan yang terletak di estate III, salah satu perumahan karyawan dengan kondisi sangat tidak layak huni dan sudah reyot. Kondisi bangunan berdinding papan, beratapkan seng yang seadanya itu, dihuni puluhan keluarga dengan ratusan jiwa manusia.

Sejumlah karyawan yang berhasil dikonfirmasi media ini mengeluhkan kondisi bangunan perumahan itu. Ukuran bagi satu keluarga sangat kecil dan tidak ada kamar. Lalu didalamnya sangat pengap atau sangat panas karena atap seng yang tidak berplafon, sangat rendah kebawah, keluh Mendofa dan Gea kepada awak media. (Sona)
 

Sabtu, 21/03/2020 - 11:26:16 WIB
Warga Kesal Pihak SPBU Prioritaskan isi jerigen Daripada Kenderaan 

Rabu, 11/03/2020 - 20:02:02 WIB
Camat Kerumutan Ambil Sumpah Janji BPD Desa Bukit Lembah Subur dan Desa Pematang Tinggi 

Kamis, 20/02/2020 - 07:32:41 WIB
Adi Sukemi : Mahasiswa Harus Cermat dan Memahami Visi Calon Pemimp

Selasa, 18/02/2020 - 16:43:03 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Buka Kegiatan Pembinaan Administrasi 

Selasa, 18/02/2020 - 16:34:43 WIB
BPS Kabupaten Pelalawan Gelar Rapat Koordinasi Kecamatan Dalam Rangka Sensus Penduduk 2020

Selasa, 18/02/2020 - 09:50:14 WIB
TP PKK Kabupaten Pelalawan Kunjungi Kecamatan Kerumutan

Kamis, 06/02/2020 - 05:46:26 WIB
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Karhutla di Kuala Kampar

Rabu, 05/02/2020 - 13:56:38 WIB
Bupati Pelalawan Resmikan Penggunaan Listrik 24 Jam Di 3 Desa Di Kecamatan Teluk Meranti 

Selasa, 04/02/2020 - 04:47:06 WIB
Camat Langgam Mengundurkan Diri Jadi Tanda Tanya 

Kamis, 30/01/2020 - 18:27:27 WIB
Sampan Bantuan Tak Bisa Difungsikan, Ini Kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan 

Rabu, 29/01/2020 - 18:18:23 WIB
Boat Pompong Reward PT. PMBN Di Desa Rantau Baru Diresmikan

Kamis, 23/01/2020 - 20:15:00 WIB
Kinerja Inspektorat Pelalawan Dipertanyakan LSM

Kamis, 16/01/2020 - 07:45:01 WIB
Kejaksaan Negeri Pelalawan Beralasan Tunggu BPKP

Rabu, 15/01/2020 - 18:42:31 WIB
PT. RAPP Ngaku Belum Tahu Terjadinya Laka Naker

Jumat, 10/01/2020 - 19:35:29 WIB
PT. GSI Sosialisasikan Survei Seismik Ke Warga Padang Luas

Minggu, 29/12/2019 - 08:36:30 WIB
Ibrahim Tuding Berita Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas Bohong Dan Modus

Jumat, 27/12/2019 - 10:25:35 WIB
Ibrahim Klarifikasi Ulang Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas 

Senin, 09/12/2019 - 16:45:45 WIB
Forum Lintas LSM Pelalawan Ajak Masyarakat Perangi Korups

Selasa, 03/12/2019 - 06:40:52 WIB
Warga Desa Teluk Kesal Diterpa Fitnah 

Senin, 02/12/2019 - 07:23:55 WIB
Pengelolaan Dana BOS Terkesan Ditutupi SMKN 1 

Kamis, 28/11/2019 - 10:05:30 WIB
Kepsek SMKN 1 Dinilai Kangkangi UU KIP 

Rabu, 27/11/2019 - 16:15:38 WIB
Kepala SMKN 1 Bantah Dugaan Manipulasi SPJ BOS

Rabu, 20/11/2019 - 10:41:09 WIB
LSM KPK Nusantara Soroti Legalitas PT. Parawira 

Kamis, 14/11/2019 - 18:30:54 WIB
Korwil Perikanan Kuala Kampar Abaikan Tugas, Cari Uang Sampingan 

Selasa, 12/11/2019 - 17:08:14 WIB
Pemuda Kuala Kampar Angkat Bicara Atas Masalah Lahan Pertanian

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>