Kepala SMKN 1 Bantah Dugaan Manipulasi SPJ BOS

Dibaca sebanyak 416 kali
Pelalawan | Yulius Halawa | Rabu, 27/11/2019 | 16:15:38 WIB
 

Realitaonline.com, Kabupaten Pelalawan
Dugaan memanipuliasi surat pertanggung jawaban (SPJ) penggunaan dana BOS/BOSDA di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci dibantah oleh kepala sekolah. Namun penggunaan dana secara rinci tidak dijelaskan, alasannya itu rahasia negara.

Kepala SMK Negeri Nurasia M.Pd yang dijumpai pada Selasa (26/11/19) ngaku tidak benar jika kegiatan bantuan dari perusahaan dibuatkan SPJ atas dana BOS/BOSDA. SPJ setiap kegiatan dibuat dengan sendiri-sendiri. Kegiatan dana BOS (bantuan operasional sekolah) atau BOSDA (bantuan operasionla sekolah daerah) SPJ-nya tersendiri. Begitu juga dengan kegiatan yang dilaksanakan dari bantuan perusahaan di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci, sebutnya.

"Kami ini bekerja sudah sesuai prosedur. Kalau kami bekerja menggunakan dana BOS tidak sesuai prosedur, kami juga yang susah nanti. Dana BOs tahun 2018 sesuai dengan jumlah banyaknya siswa sekitar seribu enam ratusan orang, dikalikan dengan Rp 1,6 juta persiswa. Tapi kalau uangnya mau dijelaskan secara terinci tidak biasa  karena itu rahasian negara," katanya.

Dalam penggunaan dana BOS itu juga semua diketahui oleh para guru lainnya. Jadi kalau kepala sekolah salah menggunakan dana BOS/BOSDA tersebut, para guru itu juga yang akan komplain. Kemudian dalam penggunaan dana BOS, ada tempat melaporkannya, sehingga tidak bisa dijelaskan dengan mendetail, jelasnya.

Semua penggunaan dana itu juga telah diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten, Inspektorat Propinsi bahkan BPK, ujar Nurasia.

Hal itu dikatakannya saat media mempertanyakan pengelolaan dana BOS/BOSDA tahun 2018. Sayangnya jumlah dana BOS/BOSDA tahun 2018 tidak bisa jelaskannya. "Jumlah dana BOS/BOSDA tahun 2018 kami tahu, tapi tidak bisa disampaikan tanpa data yang valid, takut nanti kami salah-salah menjawab," ucap Emi selaku bendahara dana BOS yang mendapingi kepala sekolahnya dalam kesempatan itu.

Anehnya ketika awak media meminta melihat data valid yang dimaksud oleh bendahara BOS tersebut, Emi langsung tidak mengomentari lagi alias diam. Bahkan Nurasia suruh bukakan data tersebut, bendahara itu beralasan lampu mati, seraya pergi. Pada hal dari tadinya bendahara BOS tersebut lebih banyak menjelaskan ketimbang kepala sekolahnya. Dia juga mengatakan jika penggunaan dana BOS/BOSDA itu telah dilaksanakan sesuai Juknis (petunjuk teknis) dan telah diperiksa oleh Inspektorat Propinsi.

Pemeliharaan sarana prasarana menggunakan dana BOS/BOSDA, juga sudah dilaksanakan semuanya, jelas Nurasia lagi. Banyak kegiatan pemeliharaan yang telah dilaksanakan, misalnya perbaikan komputer, perbaikan pintu yang rusak, listrik dan lain sebagainya. Penjelasan Nurasia ini terkesan bertolak belakang atas  apa yang dikeluhkan sejumlah siswanya beberapa waktu lalu. Salah satunya WC SMKN 1 Pangkalan Kerinci mengalami rusak sampai tidak berfungsi. (Sona)
 

Sabtu, 21/03/2020 - 11:26:16 WIB
Warga Kesal Pihak SPBU Prioritaskan isi jerigen Daripada Kenderaan 

Rabu, 11/03/2020 - 20:02:02 WIB
Camat Kerumutan Ambil Sumpah Janji BPD Desa Bukit Lembah Subur dan Desa Pematang Tinggi 

Kamis, 20/02/2020 - 07:32:41 WIB
Adi Sukemi : Mahasiswa Harus Cermat dan Memahami Visi Calon Pemimp

Selasa, 18/02/2020 - 16:43:03 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Buka Kegiatan Pembinaan Administrasi 

Selasa, 18/02/2020 - 16:34:43 WIB
BPS Kabupaten Pelalawan Gelar Rapat Koordinasi Kecamatan Dalam Rangka Sensus Penduduk 2020

Selasa, 18/02/2020 - 09:50:14 WIB
TP PKK Kabupaten Pelalawan Kunjungi Kecamatan Kerumutan

Kamis, 06/02/2020 - 05:46:26 WIB
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Karhutla di Kuala Kampar

Rabu, 05/02/2020 - 13:56:38 WIB
Bupati Pelalawan Resmikan Penggunaan Listrik 24 Jam Di 3 Desa Di Kecamatan Teluk Meranti 

Selasa, 04/02/2020 - 04:47:06 WIB
Camat Langgam Mengundurkan Diri Jadi Tanda Tanya 

Kamis, 30/01/2020 - 18:27:27 WIB
Sampan Bantuan Tak Bisa Difungsikan, Ini Kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan 

Rabu, 29/01/2020 - 18:18:23 WIB
Boat Pompong Reward PT. PMBN Di Desa Rantau Baru Diresmikan

Kamis, 23/01/2020 - 20:15:00 WIB
Kinerja Inspektorat Pelalawan Dipertanyakan LSM

Kamis, 16/01/2020 - 07:45:01 WIB
Kejaksaan Negeri Pelalawan Beralasan Tunggu BPKP

Rabu, 15/01/2020 - 18:42:31 WIB
PT. RAPP Ngaku Belum Tahu Terjadinya Laka Naker

Jumat, 10/01/2020 - 19:35:29 WIB
PT. GSI Sosialisasikan Survei Seismik Ke Warga Padang Luas

Minggu, 29/12/2019 - 08:36:30 WIB
Ibrahim Tuding Berita Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas Bohong Dan Modus

Jumat, 27/12/2019 - 10:25:35 WIB
Ibrahim Klarifikasi Ulang Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas 

Senin, 09/12/2019 - 16:45:45 WIB
Forum Lintas LSM Pelalawan Ajak Masyarakat Perangi Korups

Selasa, 03/12/2019 - 06:40:52 WIB
Warga Desa Teluk Kesal Diterpa Fitnah 

Senin, 02/12/2019 - 07:23:55 WIB
Pengelolaan Dana BOS Terkesan Ditutupi SMKN 1 

Kamis, 28/11/2019 - 10:05:30 WIB
Kepsek SMKN 1 Dinilai Kangkangi UU KIP 

Rabu, 27/11/2019 - 16:15:38 WIB
Kepala SMKN 1 Bantah Dugaan Manipulasi SPJ BOS

Rabu, 20/11/2019 - 10:41:09 WIB
LSM KPK Nusantara Soroti Legalitas PT. Parawira 

Kamis, 14/11/2019 - 18:30:54 WIB
Korwil Perikanan Kuala Kampar Abaikan Tugas, Cari Uang Sampingan 

Selasa, 12/11/2019 - 17:08:14 WIB
Pemuda Kuala Kampar Angkat Bicara Atas Masalah Lahan Pertanian

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>