LSM Sesalkan Sikap Arogansi Ketua DPRD Pelalawan

Dibaca sebanyak 1262 kali
Pelalawan | Yulius | Jumat, 02/11/2018 | 16:35:18 WIB
 

Realitaonline.com, Pelalawan, Sikap arogansi ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Nasarudin SH, MH, kepada salah satu wartawan, sangat disayangkan. Sebab sebagai seorang pejabat, harusnya menjadi panutan bagi masyarakat, apa lagi beliau seorang calon legislatif DPR RI yang maju melalui partai Golkar.

Demikian tanggapan aktifis LSM Koalisi Pemuda Pengawas Aset (Kopas) Kabupaten Pelalawan Faisal kepada media ini di Pangkalan Kerinci Kamis (1/11/18). "Dia seorang ketua DPRD, yang harus menjadi contoh kepada seluruh anggotanya, terlebih kepada masyarakat Pelalawan," sebutnya.

Mungkin saja beliau sedang ada masalah pribadi, tapi sangat tidak pantas menunjukkan sikap seperti itu, sesalnya. Harusnya dia menanggapi dengan bijak dan santun suatu pertanyaan yang dilontarkan oleh awak media, karena itu tugasnya sebagai pejabat publik. Tidak mesti arogan, tegasnya.

Ditempat terpisah, salah satu narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan membeberkan persoalan lain. Dijelaskan bahwa ketua DPRD Pelalawan sekarang sedang dirundung masalah. Dia sedang dibidik oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) atas dugaan telah menguasai ratusan hektar lahan konservasi di perusahaan perkebunan PT. Duta Palma di daerah Kecamatan Kerumutan, jelasnya.

Hal itu terungkap atas tindakan arogansi yang ditunjukkan oleh ketua DPRD Pelalawan kepada wartawan yang mempertanyakan, dugaan telah menguasai lahan pelepasan dari HTI (hutan tanaman industri) PT. Arara Abadi untuk jadi tanaman kehidupan bagi masyarakat Desa Pangkalan Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau.

Awalnya, dari pengakuan masyarakat Desa Pangkalan Tampoi yang mengaku sangat kecewa atas tindakan dua orang anggota DPRD Pelalawan, yakni Habibi Hapri dan Nasarudin. Bantuan PT. Arara Abadi seluas 200 Ha yang telah dilepaskan dari HTI (hutan tanaman industri), untuk tanaman kehidupan bagi masyarakat Pangkalan Tampoi, dikuasai oleh kedua orang itu kurang lebih 100 Ha atau 50%, ucap Anto mantan Kades Pangkalan Tampoi kepada media ini.

Perjuangan masyarakat untuk memperoleh lahan itu, prosesnya lama. Sehingga dilaporkanlah oleh masyarakat  kepada anggota DPRD itu. Namun setelah berhasil, justru lebih banyak dikuasai oleh kedua anggota Dewan itu, terang Anto kepada media ini.

Masih Anto, dari seluas kurang lebih 50 Ha lahan yang diduga telah dikuasai oleh ketua DPRD Pelalawan Nasarudin, seluas 10 Ha telah diganti rugi atas nama keluarganya dengan nilai Rp 150 juta, jelas Anto seraya menunjukan bukti fhoto copy kwintasi tanda terima uang jual beli tanah.

Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin SH, MH, yang dikonfirmasi di gedung  DPRD Pelalawan Rabu (31/10/18) langsung emosi. Apa yang mau abang tanya ini? Laporkan sajalah, nggak ada itu,! ujarnya dengan marah.

"Tidak ada saya mengganti rugi lahan kepada masyarakat Pangkalan Tampoi. Suruh saja orang itu melaporkannya. Apa maumu? Kita sama-sama hidup di Pelalawan ini. Kalau mau diberitakan, ya sudah, beritakan sajalah kalau mau hidup di Pelalawan ini," ucap Caleg DPR RI dari partai Golkar ini lagi dengan nada mengancam.

Saat Media ini mencoba menghubungi ketua DPRD Pelalawan Nasarudin SH, MH, terkait dengan menguasai lahan konservasi di PT. Duta Palma, HPnya tidak aktif. Sedangkan konfirmasi yang dilakukan aamelalui aplikasi WA, juga tidak ada tanggapan. (Sona)
 

Senin, 19/08/2019 - 19:19:51 WIB
Perusahaan Asian Agri Rekor Tertinggi Kasus Perselisihan Dengan Karyawan 

Sabtu, 17/08/2019 - 12:15:41 WIB
Detik-detik Proklamasi HUT RI Ke-74 Di Pelalawan Berjalan Sukses 

Rabu, 14/08/2019 - 07:50:56 WIB
Sekwankab. Pelalawan: Tanyakan Ke Inspektorat

Selasa, 06/08/2019 - 16:23:50 WIB
PT. Musim Mas Diduga Kangkangi Peraturan Menteri

Selasa, 06/08/2019 - 09:52:40 WIB
Warga Talau Merasa Dibohongi PT. Musim Mas

Kamis, 01/08/2019 - 07:02:53 WIB
Juru Pungut Sewa Kantin SMKN 01 Ngaku Diperintah Atasan 

Selasa, 30/07/2019 - 08:13:00 WIB
Penangguhan Kades Sering Oleh Penyidik Terlihat Janggal

Jumat, 26/07/2019 - 19:23:51 WIB
Pj Kades Kuala Terusan Dinilai Lakukan Pembohongan

Jumat, 26/07/2019 - 09:07:32 WIB
Ini Alasan Pj Kades Kuala Terusan Tidak Tanggapi Masalah Warganya 

Jumat, 26/07/2019 - 09:02:33 WIB
LBH BJR Mengapresiasi Sikap Pj Kades Rantau Baru 

Kamis, 25/07/2019 - 19:08:27 WIB
Warga Desa Kuala Terusan Keluhkan Perilaku Pj Kades 

Rabu, 24/07/2019 - 08:25:17 WIB
Pengelola Kantin SMKN 01 Akui Dipungut Rp 85000 Tiap Minggu

Senin, 22/07/2019 - 13:02:00 WIB
Tuyan Benarkan SMK Negeri 01 Pungut Sewa Kantin Sekolah 

Jumat, 19/07/2019 - 22:54:28 WIB
Kepala SMK Negeri Pkl Kerinci Bantah Pungut Sewa Kantin 

Jumat, 19/07/2019 - 21:25:40 WIB
Uang Pakaian Siswa SMKN 01 Pangkalan Kerinci T.A 2018 Terindikasi Mark Up 

Selasa, 25/06/2019 - 23:14:31 WIB
Gerak Cepat Kominfo Pelalawan Wujudkan Pelalawan Inovatif Melalui Smart City

Senin, 10/06/2019 - 18:21:33 WIB
Pendidikan Gratis 12 Tahun Harga Mati Pemkab Pelelawan

Minggu, 19/05/2019 - 21:04:20 WIB
SPBU Kota Pkl Kerinci Disinyalir Salahgunakan BBM Bersubsidi

Rabu, 24/04/2019 - 15:05:30 WIB
Pariwisata Dikembangkan Bertujuan Meningkatkan PAD

Selasa, 02/04/2019 - 07:37:40 WIB
Pemda Pelalawan Ngaku Bingung Selesaikan Lahan 300 Ha

Senin, 25/03/2019 - 19:28:43 WIB
Danramil 15/Kuala Kampar Tekankan Waspadai Potensi Ancaman Menjelang Pemilu 2019

Kamis, 21/03/2019 - 09:40:59 WIB
Pengelolaan ADD/DD Telayap Diduga Ajang Memperkaya Diri

Rabu, 20/03/2019 - 07:22:57 WIB
Akibat Tidak Memiliki LP Tujuh Terdakwa Kabur Menjelang Giliran Sidang

Rabu, 20/03/2019 - 07:13:30 WIB
Di Non Job Budiaman Protes Kebijakan Pemda Pelalawan

Kamis, 14/03/2019 - 14:03:34 WIB
Pembenahan Pembangunan Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Terlupakan

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>