Nasabah Ngaku Dihina Pihak Bank Mandiri Pkl Kerinci

Dibaca sebanyak 1180 kali
Pelalawan | .Yulius | Selasa, 03/07/2018 | 11:32:43 WIB
 

REALITAONLINE.COM, PELALAWAN - Sudah dipersulit tidak menyetui permohonan pijaman saya, bahkan pihak Bank Mandiri mehina saya karena ada hutang kredit lain yang masih berjalan, ujar Suarno mengeluhkan perlakuan Bank Mandiri Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau kepada media ini.



Suarno menjelaskan, awalnya saya mengajukan pinjaman di Bank Mandiri untuk modal usaha. Setelah beberapa bulan kemudian, pihak Bank Mandiri Pangkalan Kerinci, yang diketahui bernama Sapri menghubungi saya mempertanyakan, apakah sanggup melunasi hutang dua unit mobil yang masih kredit. "Pertanyaan pihak Bank Mandiri itu membuat saya sangat terhina.

Jika memang tidak menyetujui saya meminjam, silakan sampaikan dengan gamblang dan jangan sampai saya menunggu berlama-lama, supaya bisa saya carikan pinjaman yang lain, keluhnya.

Dibeberkan suarno, ironisnya lagi ketika ingin melunasi seluruh sisa hutang saya di Bank Mandiri, dengan tujuan agar surat agunan (SKGR) pinjaman saya dikembalikan untuk dapat mencari pinjaman di Bank lain.

Pihak Bank Mandiri Pangkalan Kerinci mengatakan bahwa harus menunggu dua minggu atau satu minggu paling cepat, itupun setelah diajukan permohonan pengembalian oleh nasabah.

Lebih ironisnya lagi, peraturan pembekuan dana angsuran satu bulan kepada nasabah oleh Bank Mandiri Pangkalan Kerinci selama ini. Alasan Bank Mandiri, untuk menutupi jika pembayaran angsuran bulanan telat.

Jika dana pembekuan itu juga telah dipotong atau ditutupkan pada angsuran yang telat, nasabah diharuskan menggantinya lagi karena gunanya untuk pembayaran angsuran terakhir. Sementara di Bank lain tidak ada aturan seperti itu, tandasnya.

Hal lain juga dikeluhkan oleh Misnan (50) yang merupakan nasabah Bank Mandiri Pangkalan Kerinci. Dimana surat keterangan usaha (SKU) miliknya tidak dikembalikan oleh Bank Mandiri.

Padahal seluruh hutang pinjamannya dari Bank Mandiri telah lama dilunasi, sesalnya.

Kepala Cabang Bank Mandiri Zhuhairatul A. yang ditemui di Bank Mandiri Pangkalan Kerinci Selasa (3/6/2018) langsung meminta maaf atas ucapan pihaknya yang membuat Suarno kurang nyaman.

"Maaf saya tidak punya kapasitas untuk memberikan informasi kepada wartawan karena saya hanya sebagai kepala cabang. 

Sebab yang berhak berkomentar kepada media, Bank Mandiri yang di Pekanbaru. Terkecuali jika masalah ini sudah dicoba dibicarakan tapi tidak selesai juga, baru di blok up," kata kepala cabang Bank Mandiri Pangkalan Kerinci itu.

Masalah ini baru saya ketahui setelah disampaikan sekarang. Maka berikan dulu saya waktu untuk menyelesaiakan masalah ini secara keleluargaan.

Saya panggil dulu tim yang telah menyampaikan ucapan yang buat nasabah kurang nyaman, juga dengan masalah pembekuan dana angsuran satu bulan kepada nasabah dan masalah lainnya. Setelah itu nanti baru saya panggil lagi untuk memberi penjelasan, ujarnya. (Sona)
 

Minggu, 19/05/2019 - 21:04:20 WIB
SPBU Kota Pkl Kerinci Disinyalir Salahgunakan BBM Bersubsidi

Rabu, 24/04/2019 - 15:05:30 WIB
Pariwisata Dikembangkan Bertujuan Meningkatkan PAD

Selasa, 02/04/2019 - 07:37:40 WIB
Pemda Pelalawan Ngaku Bingung Selesaikan Lahan 300 Ha

Senin, 25/03/2019 - 19:28:43 WIB
Danramil 15/Kuala Kampar Tekankan Waspadai Potensi Ancaman Menjelang Pemilu 2019

Kamis, 21/03/2019 - 09:40:59 WIB
Pengelolaan ADD/DD Telayap Diduga Ajang Memperkaya Diri

Rabu, 20/03/2019 - 07:22:57 WIB
Akibat Tidak Memiliki LP Tujuh Terdakwa Kabur Menjelang Giliran Sidang

Rabu, 20/03/2019 - 07:13:30 WIB
Di Non Job Budiaman Protes Kebijakan Pemda Pelalawan

Kamis, 14/03/2019 - 14:03:34 WIB
Pembenahan Pembangunan Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Terlupakan

Selasa, 12/03/2019 - 11:23:43 WIB
Kabupaten Pelalawan Dapat Teratasi Fakir Miskin

Selasa, 12/03/2019 - 10:04:09 WIB
Ratusan Warga Unjukrasa Desa PT. RAPP Lakukan Peningkatan Jalan

Selasa, 12/03/2019 - 09:57:53 WIB
Tidak Sanggup Lagi Hidup Debu Warga KM 5 Demo

Sabtu, 09/03/2019 - 06:08:37 WIB
Masyarakat Berharap, Polda Riau Segera Proses Pengaduan Mereka

Rabu, 06/03/2019 - 18:46:38 WIB
Warga Rantau Baru Resmi Laporkan Lahan 300 Ha Di Polda Riau

Senin, 04/03/2019 - 21:55:44 WIB
Rekanan Keluhkan Perlakuan Oknum Pemda Pelalawan

Minggu, 03/03/2019 - 07:53:21 WIB
Tuntut Lahan 300 Ha, Warga Rantau Baru Bentuk Tim

Sabtu, 02/03/2019 - 09:58:21 WIB
Oknum Guru PNS Diduga Tipu Warga Jutaan Rupiah

Kamis, 28/02/2019 - 15:36:57 WIB
Mediasi Lahan Relokasi Desa Rantau Baru Ngambang

Selasa, 19/02/2019 - 07:49:06 WIB
Anggota DPRD Riau Kecam Sikap DLHK, BB Tak Disita.

Selasa, 19/02/2019 - 07:25:47 WIB
300 Ha Lahan Koptan Bakti Bersama Dinilai Kongkalikong Dengan Pemda Pelalawan

Minggu, 17/02/2019 - 07:14:36 WIB
Judi Berkedok Gelper Marak Lagi di Pangkalan Kerinci

Sabtu, 16/02/2019 - 12:49:26 WIB
Penyelesaian Lahan Koptan Bakti Bersama Berpedoman Dari Keputusan Bupati

Sabtu, 16/02/2019 - 12:40:18 WIB
DPRD Pelalawan Minta Segera Selesaikan Masalah Lahan 300 Ha

Sabtu, 16/02/2019 - 08:10:48 WIB
Terkait SHM Koptan Bakti Bersama Begini Jawaban BPN Pelalawan.

Sabtu, 16/02/2019 - 08:03:50 WIB
LBH BJR Laporkan Pembangunan Jalan Dikonsesi Perusahaan

Jumat, 15/02/2019 - 10:05:57 WIB
Warga Rantau Baru Pertanyakan Status Lahan Koptan Bakti Bersama

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>