Nasabah Ngaku Dihina Pihak Bank Mandiri Pkl Kerinci

Dibaca sebanyak 2014 kali
Pelalawan | .Yulius | Selasa, 03/07/2018 | 11:32:43 WIB
 

REALITAONLINE.COM, PELALAWAN - Sudah dipersulit tidak menyetui permohonan pijaman saya, bahkan pihak Bank Mandiri mehina saya karena ada hutang kredit lain yang masih berjalan, ujar Suarno mengeluhkan perlakuan Bank Mandiri Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau kepada media ini.



Suarno menjelaskan, awalnya saya mengajukan pinjaman di Bank Mandiri untuk modal usaha. Setelah beberapa bulan kemudian, pihak Bank Mandiri Pangkalan Kerinci, yang diketahui bernama Sapri menghubungi saya mempertanyakan, apakah sanggup melunasi hutang dua unit mobil yang masih kredit. "Pertanyaan pihak Bank Mandiri itu membuat saya sangat terhina.

Jika memang tidak menyetujui saya meminjam, silakan sampaikan dengan gamblang dan jangan sampai saya menunggu berlama-lama, supaya bisa saya carikan pinjaman yang lain, keluhnya.

Dibeberkan suarno, ironisnya lagi ketika ingin melunasi seluruh sisa hutang saya di Bank Mandiri, dengan tujuan agar surat agunan (SKGR) pinjaman saya dikembalikan untuk dapat mencari pinjaman di Bank lain.

Pihak Bank Mandiri Pangkalan Kerinci mengatakan bahwa harus menunggu dua minggu atau satu minggu paling cepat, itupun setelah diajukan permohonan pengembalian oleh nasabah.

Lebih ironisnya lagi, peraturan pembekuan dana angsuran satu bulan kepada nasabah oleh Bank Mandiri Pangkalan Kerinci selama ini. Alasan Bank Mandiri, untuk menutupi jika pembayaran angsuran bulanan telat.

Jika dana pembekuan itu juga telah dipotong atau ditutupkan pada angsuran yang telat, nasabah diharuskan menggantinya lagi karena gunanya untuk pembayaran angsuran terakhir. Sementara di Bank lain tidak ada aturan seperti itu, tandasnya.

Hal lain juga dikeluhkan oleh Misnan (50) yang merupakan nasabah Bank Mandiri Pangkalan Kerinci. Dimana surat keterangan usaha (SKU) miliknya tidak dikembalikan oleh Bank Mandiri.

Padahal seluruh hutang pinjamannya dari Bank Mandiri telah lama dilunasi, sesalnya.

Kepala Cabang Bank Mandiri Zhuhairatul A. yang ditemui di Bank Mandiri Pangkalan Kerinci Selasa (3/6/2018) langsung meminta maaf atas ucapan pihaknya yang membuat Suarno kurang nyaman.

"Maaf saya tidak punya kapasitas untuk memberikan informasi kepada wartawan karena saya hanya sebagai kepala cabang. 

Sebab yang berhak berkomentar kepada media, Bank Mandiri yang di Pekanbaru. Terkecuali jika masalah ini sudah dicoba dibicarakan tapi tidak selesai juga, baru di blok up," kata kepala cabang Bank Mandiri Pangkalan Kerinci itu.

Masalah ini baru saya ketahui setelah disampaikan sekarang. Maka berikan dulu saya waktu untuk menyelesaiakan masalah ini secara keleluargaan.

Saya panggil dulu tim yang telah menyampaikan ucapan yang buat nasabah kurang nyaman, juga dengan masalah pembekuan dana angsuran satu bulan kepada nasabah dan masalah lainnya. Setelah itu nanti baru saya panggil lagi untuk memberi penjelasan, ujarnya. (Sona)
 

Kamis, 20/02/2020 - 07:32:41 WIB
Adi Sukemi : Mahasiswa Harus Cermat dan Memahami Visi Calon Pemimp

Selasa, 18/02/2020 - 16:43:03 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Buka Kegiatan Pembinaan Administrasi 

Selasa, 18/02/2020 - 16:34:43 WIB
BPS Kabupaten Pelalawan Gelar Rapat Koordinasi Kecamatan Dalam Rangka Sensus Penduduk 2020

Selasa, 18/02/2020 - 09:50:14 WIB
TP PKK Kabupaten Pelalawan Kunjungi Kecamatan Kerumutan

Kamis, 06/02/2020 - 05:46:26 WIB
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Karhutla di Kuala Kampar

Rabu, 05/02/2020 - 13:56:38 WIB
Bupati Pelalawan Resmikan Penggunaan Listrik 24 Jam Di 3 Desa Di Kecamatan Teluk Meranti 

Selasa, 04/02/2020 - 04:47:06 WIB
Camat Langgam Mengundurkan Diri Jadi Tanda Tanya 

Kamis, 30/01/2020 - 18:27:27 WIB
Sampan Bantuan Tak Bisa Difungsikan, Ini Kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan 

Rabu, 29/01/2020 - 18:18:23 WIB
Boat Pompong Reward PT. PMBN Di Desa Rantau Baru Diresmikan

Kamis, 23/01/2020 - 20:15:00 WIB
Kinerja Inspektorat Pelalawan Dipertanyakan LSM

Kamis, 16/01/2020 - 07:45:01 WIB
Kejaksaan Negeri Pelalawan Beralasan Tunggu BPKP

Rabu, 15/01/2020 - 18:42:31 WIB
PT. RAPP Ngaku Belum Tahu Terjadinya Laka Naker

Jumat, 10/01/2020 - 19:35:29 WIB
PT. GSI Sosialisasikan Survei Seismik Ke Warga Padang Luas

Minggu, 29/12/2019 - 08:36:30 WIB
Ibrahim Tuding Berita Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas Bohong Dan Modus

Jumat, 27/12/2019 - 10:25:35 WIB
Ibrahim Klarifikasi Ulang Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas 

Senin, 09/12/2019 - 16:45:45 WIB
Forum Lintas LSM Pelalawan Ajak Masyarakat Perangi Korups

Selasa, 03/12/2019 - 06:40:52 WIB
Warga Desa Teluk Kesal Diterpa Fitnah 

Senin, 02/12/2019 - 07:23:55 WIB
Pengelolaan Dana BOS Terkesan Ditutupi SMKN 1 

Kamis, 28/11/2019 - 10:05:30 WIB
Kepsek SMKN 1 Dinilai Kangkangi UU KIP 

Rabu, 27/11/2019 - 16:15:38 WIB
Kepala SMKN 1 Bantah Dugaan Manipulasi SPJ BOS

Rabu, 20/11/2019 - 10:41:09 WIB
LSM KPK Nusantara Soroti Legalitas PT. Parawira 

Kamis, 14/11/2019 - 18:30:54 WIB
Korwil Perikanan Kuala Kampar Abaikan Tugas, Cari Uang Sampingan 

Selasa, 12/11/2019 - 17:08:14 WIB
Pemuda Kuala Kampar Angkat Bicara Atas Masalah Lahan Pertanian

Selasa, 12/11/2019 - 17:03:22 WIB
Said Masudi Serahkan Bantuan Ke Desa Tanjung Sum 

Selasa, 12/11/2019 - 07:45:56 WIB
Camat Kuala Kampar Akan Telusuri Pembuatan Kanal Di Lahan Pertanian 

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2015
>